Air Terjun Maribaya PDF Cetak E-mail
Maribaya berasal dari nama seorang perempuan sangat cantik yang menjadi sumber kehebohan bagi kaum laki-laki. Saking terpesona oleh kecantikannya, pemuda-pemuda di kampungya sering cekcok sehingga sewaktu-waktu bisa terjadi pertumpahan darah.
Itulah gambaran keindahan Maribaya tempo dulu. Karena keindahan dan kenyamanan wilayah itu, lokasi pemandian air hangat itu diabadikan dengan nama Maribaya. Keelokan pemandangan disertai desiran air terjun digambarkan bagai seorang gadis cantik jelita yang membuat setiap pemuda bertekuk lutut. Namun, apakah objek wisata Maribaya saat ini masih seperti dulu yang membuat setiap orang ingin menyambanginya ?
Sejak mulai dikembangkan tahun 1835 oleh Eyang Raksa Dinata, ayah Maribaya, lokasi objek wisata itu berhasil mengubah kehidupan Eyang Raksa Dinata yang sebelumnya hidup miskin menjadi berkecukupan. Banyak orang yang berkunjung ke tempat tersebut. Mereka tidak hanya datang untuk berekreasi menghirup udara segar alam pengunungan dan perbukitan, tetapi banyak juga yang berobat dengan cara berendam di air hangat.
Eyang Raksa Dinata yang sebenarnya hanya ingin menghindari pertumpahan darah di kampungnya, malah mendapat berkah kekayaan setelah mengelola sumber air panas mineral yang dapat dipergunakan untuk pengobatan itu. Keluarga Maribaya memperoleh penghasilan dari para pengunjung yang datang berduyun-duyun.
Malam pukul dua dini hari, kendaraan roda empat yang saya gunakan melintas perlahan diantara dinginnya bumi parahyangan. Susana yang sedikit gerimis dan berkabut, semakin memaksa mata saya untuk selalu awas meneliti setiap kelokan yang ada diantara perbukitan. Maribaya, itulah arah kemana kendaraan ini hendak dituju. Saat itu memang bukan waktu yang tepat untuk berkunjung, meskipun satpam penjaga mengatakan bahwa wisata maribaya buka 24 jam, tentunya gelapnya malam akan menjadikan sebagian pesona yang ada disana tidak bisa dinikmati. Tak apalah, setidaknya saya masih bisa berendam air hangat untuk relaksasi menghilangkan keletihan setelah berkendara selama kurang lebih 3 jam dari Jakarta. Esok pagi, saat mentari kembali menuaikan tugasnya toh saya masih bisa menikmatinya dengan semangkuk bakso panas.
Maribaya memang merupakan salah satu objek wisata andalan bagi pemda Kabupaten Bandung. Objek wisata ini dulu terkenal dengan pemandaian air panasnya, namun belakangan ini jadi tenggelam setelah objek wisata pemadian air panas Sari Ater - Subang di buka. Lokasi wisata Sari Ater jauh lebih strategis karena berada di jalan raya Bandung-Subang. Pengunjung tak perlu repot-repot sengaja masuk ke jalur wisata dan melewati Pasar Lembang yang semrawut, seperti jika hendak mengunjungi Maribaya.
Selain sebagai tempat wisata pemandian air panas, dilokasi ini juga terdapat air terjun yang cukup besar. Curug Omas, dengan ketinggian kurang lebih 30 meter nampaknya juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung kesana. Adanya fasilitas dua jembatan pengamat dari sisi bagian atas dan bawah juga memberikan kemudahan bagi pengunjung untuk bisa lebih leluasa menikmati air terjun tanpa perlu takut menjadi basah.
Pengunjung bisa juga "bermalas-malasan" di areal sekitar air terjun sambil tiduran diatas tikar yang disewakan oleh penjaja cilik. Penjaja cilik itu juga dengan sigap membantu memesankan makanan yang diinginkan pengunung kepada penjual makanan yang berada di sekitar. Udara yang dingin dan pepohonan yang rindang ditambah pula dengan gemuruh suara air terjun dari kejauhan, menjadikan objek wisata ini ramai dikunjungi dihari-hari libur atau akhir pekan.Sekelompok anak muda saat itu tampak bersenda gurau dibawah sebuah limpahan air terjun. Beberapa pose "konyol" nampak jelas mengiringi saat dilakukan pengambilan gambar oleh salah seorang rekannya. Baju yang basah terkena biasan air terjun, malah semakin mengeraskan sara tawa dan senda guaru mereka :D
Disudut lain tampak sekelompok pengunjung tengah asik memberi makan kepada kera liar yang ada pada lokasi wisata ini. Kera-kera tersebut terkadang cukup berani untuk mendekati pengunjung, mengharapkan lemparan makanan dan saling berebutan dengan kera lainnya. Jerit anak kecil yang berteriak kegirangan melihat polah kera-kera tersebut menambah ramai suasan yang ada. Namun ada pula yang tampak bersembunyi dibalik kaki orang tuanya ketika seekor kera mencoba mendekati.
Secara keseluruhan, dari pengamatan saya, objek wisata Maribaya nampaknya lebih banyak dikunjungi sebagai objek wisata air terjun daripada objek wisata pemandian air panas. Memang masih terdapat pengunjung yang memanfaatkan air panas yang ada di objek wisata ini sebagai salah satu pengobatan alternatif terhadap beberapa jenis penyakit, namun bila dilihat secara sekilas, pengunjung yang datang cenderung lebih menikmati pesona air terjun atau bersantai-santai dibawah rindangnya pepohonan.
Penulis : Silhouette
Lokasi : Lembang, Bandung
Fotografer : Silhouette
Sumber : navigasi.net
Peta Lokasi :
Map data ©2007 AND, Europa Technologies - Terms of Use
Map
Satellite
Hybrid
Add as favourites (0) | Quote this article on your site | Views: 16 | Cetak | E-mail
Be first to comment this article
RSS comments
Beri Komentar
* Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
* Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
* Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Komentar:
Kode:* Code
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved
< Sebelumnya Berikutnya >
[ Kembali ]
Advertisement
Produk Terbaru
Orchard Parade Hotel - Singapore
Orchard Parade Hotel - Singapore
Rp.1.708.500
Add to Cart
Produk Acak
Grand Hyatt - Jakarta (5 Stars)
Grand Hyatt - Jakarta (5 Stars)
Rp.1.590.000
Add to Cart
Penghargaan Liburan.Info
Produk
Hotel Paket Tour Promo Hotel & Tour
Pegunjung Liburan
Pengunjung Liburan.Info
Orang
Komentar Terahir
Air Panas Tirta Sani...
emang apa hubungannya antara panas ...
31/12/07 11:28 More...
By gilang
Mata Air Panas Ciate...
banyak banget villa di sepanjang ja...
31/12/07 11:20 More...
By Linus
Mata Air Panas Ciate...
VILLA YG ENAK DI CIATER, APA ADA IN...
30/12/07 21:40 More...
By IBNU
Curug Nangka Bogor
Mau minta info, utk villa yang adem...
30/12/07 21:39 More...
By IBNU
Lampung, Tujuan Jala...
saya mau menanyakan tentang hotel d...
30/12/07 18:08 More...
By joko ramdhoni
Milis Liburan.Info
Klik disini
untuk bergabung
di milis liburaninfo
Rekan Liburan.Info
Indonesia Antique Galery
Adv
Minggu, 30 Desember 2007
Bromo
Hotel Rates
Hotel Rates
Airline Tickets
Airline Tickets
Tour Packages Rates
Tour Packages Rates
Car/Bus Rental
Car/Bus Rental
Travel Documents
Travel Documents
Kembali ke Inbound
Bromo - Tretes Tour
Periode : 3 days 2 nights
Itinerary :
Hari ke 1 : SURABAYA – BATU (MS)
Tiba di Surabaya. Lalu berangkat menuju daerah pegunungan Kota Batu untuk mengunjungi Perkebunan Apel dan Jeruk Kusuma Agro Wisata serta Wisata Air Terjun Cuban Rondo. Acara bebas.
Hari ke 2 : BATU – TRETES (MP/MS)
Pagi hari setelah makan pagi, check out dari hotel, lalu mengunjungi Taman Belajar dan Rekreasi Keluarga Jatim Park. Dilanjutkan ke Candi Singosari serta mampir ke Pusat Pembuatan Bakpo Telo di kota Lawang. Setelah makan siang berangkat menuju ke daerah pegunungan kota Tretes untuk bermalam. Malam hari acara bebas.
Hari ke 3 : TRETES – SURABAYA (MP)
Makan Pagi di Hotel, acara bebas sampai tiba waktunya untuk di antar menuju Bandara Juanda Surabaya. Jika waktu memungkinkan kita akan mampir sejenak berbelanja di Tanggulangin dan Kerupuk Sidoarjo.
Hotels :
PURNAMA BATU + TRETES RAYA
2 pax 1.340.000
5 pax 1.060.000
6 – 8 pax 830.000
Single Supplement 310.00
SURYA INDAH + TRETES RAYA
2 pax 1.290.000
5 pax 1.020.000
6 – 8 pax 785.000
Single Supplement 265.000
*Weekend Surcharge Hotel Purnama Batu : Rp. 100.000/malam
Harga Termasuk :
• Hotel Twin Share 1 malam
• Transport A/C
• 1x Breakfast dan 1x Dinner
• Tour Guide
• Tiket masuk tempat wisata
• Parkir & Tol
Harga Tidak Termasuk:
• Tiket Pesawat
• Airport Tax
• Tip untuk Guide Lokal
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu dengan atau tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
Copyrights © 2005 - CEMARA Tours & Travel - All Rights Reserved
Hotel Rates
Airline Tickets
Airline Tickets
Tour Packages Rates
Tour Packages Rates
Car/Bus Rental
Car/Bus Rental
Travel Documents
Travel Documents
Kembali ke Inbound
Bromo - Tretes Tour
Periode : 3 days 2 nights
Itinerary :
Hari ke 1 : SURABAYA – BATU (MS)
Tiba di Surabaya. Lalu berangkat menuju daerah pegunungan Kota Batu untuk mengunjungi Perkebunan Apel dan Jeruk Kusuma Agro Wisata serta Wisata Air Terjun Cuban Rondo. Acara bebas.
Hari ke 2 : BATU – TRETES (MP/MS)
Pagi hari setelah makan pagi, check out dari hotel, lalu mengunjungi Taman Belajar dan Rekreasi Keluarga Jatim Park. Dilanjutkan ke Candi Singosari serta mampir ke Pusat Pembuatan Bakpo Telo di kota Lawang. Setelah makan siang berangkat menuju ke daerah pegunungan kota Tretes untuk bermalam. Malam hari acara bebas.
Hari ke 3 : TRETES – SURABAYA (MP)
Makan Pagi di Hotel, acara bebas sampai tiba waktunya untuk di antar menuju Bandara Juanda Surabaya. Jika waktu memungkinkan kita akan mampir sejenak berbelanja di Tanggulangin dan Kerupuk Sidoarjo.
Hotels :
PURNAMA BATU + TRETES RAYA
2 pax 1.340.000
5 pax 1.060.000
6 – 8 pax 830.000
Single Supplement 310.00
SURYA INDAH + TRETES RAYA
2 pax 1.290.000
5 pax 1.020.000
6 – 8 pax 785.000
Single Supplement 265.000
*Weekend Surcharge Hotel Purnama Batu : Rp. 100.000/malam
Harga Termasuk :
• Hotel Twin Share 1 malam
• Transport A/C
• 1x Breakfast dan 1x Dinner
• Tour Guide
• Tiket masuk tempat wisata
• Parkir & Tol
Harga Tidak Termasuk:
• Tiket Pesawat
• Airport Tax
• Tip untuk Guide Lokal
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu dengan atau tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
Copyrights © 2005 - CEMARA Tours & Travel - All Rights Reserved
Music
Loading Images...
Loading Images...
Music can be a pure magic,
When we least expert it,
It turns sunset into symphonies,
Weave our stories into pictures, add rhytm to
A breeze..
It can bring our old memories or help us
Make new ones,
And on a perfect dag,
The perfect VIEW can bring you
Into the CLOUD,
That's the reason,
You should sleep at the ROYAL TRETES VIEW,
A hotel that understand you more
At Royal Tretes View & Convention, the beautifully appointed room and suites enjoy stunning Mount Welirang and Mount Arjuno or Tropical Garden and hill views, our guests can relax with natural Balinese herbal treatment and spa or Music at our Liberties Pub and Karaoke equipped with VIP selected rooms and offers an open sky dining experience promoting Indonesian food specialties and International Cuisine as well as ....
Search
Loading Images...
Music can be a pure magic,
When we least expert it,
It turns sunset into symphonies,
Weave our stories into pictures, add rhytm to
A breeze..
It can bring our old memories or help us
Make new ones,
And on a perfect dag,
The perfect VIEW can bring you
Into the CLOUD,
That's the reason,
You should sleep at the ROYAL TRETES VIEW,
A hotel that understand you more
At Royal Tretes View & Convention, the beautifully appointed room and suites enjoy stunning Mount Welirang and Mount Arjuno or Tropical Garden and hill views, our guests can relax with natural Balinese herbal treatment and spa or Music at our Liberties Pub and Karaoke equipped with VIP selected rooms and offers an open sky dining experience promoting Indonesian food specialties and International Cuisine as well as ....
Search
Kamis, 27 Desember 2007
Tourist
Home .: Facilities .: Rate & Servies .: Rooms .: Contact us .: Events .:
TOURIST DESTINATION
Nestled in the mountain resort of Tretes, 2700 feets above sea level in the misty realm of gods and volcanoes, Natour Tretes offers spectacular views, clean mountain air
Kakek Bodo Waterfall
Candi Jawi
Enjoy the scenic green beauty of the mount Bromo, Kakek Bodo waterfall, and find the most exotic historical ancient monument of Candi Jawi
Bromo Mountain
TOURIST DESTINATION
Nestled in the mountain resort of Tretes, 2700 feets above sea level in the misty realm of gods and volcanoes, Natour Tretes offers spectacular views, clean mountain air
Kakek Bodo Waterfall
Candi Jawi
Enjoy the scenic green beauty of the mount Bromo, Kakek Bodo waterfall, and find the most exotic historical ancient monument of Candi Jawi
Bromo Mountain
INNA TRETES Hotel
FACILITIES
Swimming Pool
The natural beauty of our garden and fresh water
Terrace Coffee
Enjoy the hot coffee on the terrace surrounded by the scenic green beauty mountain
45 Minutes from Airport
24 Hour Room Service
Meeting Rooms
Dining Facilities
Utell Reservation System
Major International Credit Card
Horse Rent
Swimming Pool
The natural beauty of our garden and fresh water
Terrace Coffee
Enjoy the hot coffee on the terrace surrounded by the scenic green beauty mountain
45 Minutes from Airport
24 Hour Room Service
Meeting Rooms
Dining Facilities
Utell Reservation System
Major International Credit Card
Horse Rent
Royal Tretes
Music can be a pure magic,
When we least expert it,
It turns sunset into symphonies,
Weave our stories into pictures, add rhytm to
A breeze..
It can bring our old memories or help us
Make new ones,
And on a perfect dag,
The perfect VIEW can bring you
Into the CLOUD,
That's the reason,
You should sleep at the ROYAL TRETES VIEW,
A hotel that understand you more
At Royal Tretes View & Convention, the beautifully appointed room and suites enjoy stunning Mount Welirang and Mount Arjuno or Tropical Garden and hill views, our guests can relax with natural Balinese herbal treatment and spa or Music at our Liberties Pub and Karaoke equipped with VIP selected rooms and offers an open sky dining experience promoting Indonesian food specialties and International Cuisine as well as ....
Search
When we least expert it,
It turns sunset into symphonies,
Weave our stories into pictures, add rhytm to
A breeze..
It can bring our old memories or help us
Make new ones,
And on a perfect dag,
The perfect VIEW can bring you
Into the CLOUD,
That's the reason,
You should sleep at the ROYAL TRETES VIEW,
A hotel that understand you more
At Royal Tretes View & Convention, the beautifully appointed room and suites enjoy stunning Mount Welirang and Mount Arjuno or Tropical Garden and hill views, our guests can relax with natural Balinese herbal treatment and spa or Music at our Liberties Pub and Karaoke equipped with VIP selected rooms and offers an open sky dining experience promoting Indonesian food specialties and International Cuisine as well as ....
Search
TRETES HOTEL
The place to be happy is here . . .
HOME SITE MAP
FACILITIES
ROOM RATES
GALLERY
CAREERS
ENTERTAINMENT
EVENT & PROMO
RESERVATION
DYNASTY RESTAURANT
Cooked using the best ingredients by our great chefs, enjoy the great variety and delicious taste of our Chinese, Indonesian and European cuisine.
LOUNGE BAR
Served by our professional bartenders, chill and relax in the elegant Lounge Bar while you enjoy the fresh air and beautiful panoramic views.
FESTIVAL HALL
Excellent for big occasions, weddings and corporate meetings, the Festival Hall can fit up to 600 people.
BOARD MEETING ROOM
With complete set of equipments, the Hercules, Apollo and Zeus Meeting Room are suitable to cater for corporate meetings for up to 60 people.
TRETES RAYA
SWIMMING POOL
Enjoy swimming in the fresh mountain spring water, pure from the source without any chemical. The water is very clean, fresh and even drinkable.
SETO AZEMAYA
JAPANESE RESTAURANT
Enjoy the great variety and delicious Japanese cuisine.
XANADU HEALTH BAR
SAUNA MASSAGE
Pamper and enjoy yourself with our professional massage. Relax your body and mind in the spa and sauna.
TRETES RAYA HOTEL & RESORT
JL. MALABAR 168-169 TRETES-PRIGEN, PASURUAN-JAWATIMUR
Telp. (+62-343) 885000 Fax. (+62-343)883666
Toll Free. 0800-1-885000
HOME SITE MAP
FACILITIES
ROOM RATES
GALLERY
CAREERS
ENTERTAINMENT
EVENT & PROMO
RESERVATION
DYNASTY RESTAURANT
Cooked using the best ingredients by our great chefs, enjoy the great variety and delicious taste of our Chinese, Indonesian and European cuisine.
LOUNGE BAR
Served by our professional bartenders, chill and relax in the elegant Lounge Bar while you enjoy the fresh air and beautiful panoramic views.
FESTIVAL HALL
Excellent for big occasions, weddings and corporate meetings, the Festival Hall can fit up to 600 people.
BOARD MEETING ROOM
With complete set of equipments, the Hercules, Apollo and Zeus Meeting Room are suitable to cater for corporate meetings for up to 60 people.
TRETES RAYA
SWIMMING POOL
Enjoy swimming in the fresh mountain spring water, pure from the source without any chemical. The water is very clean, fresh and even drinkable.
SETO AZEMAYA
JAPANESE RESTAURANT
Enjoy the great variety and delicious Japanese cuisine.
XANADU HEALTH BAR
SAUNA MASSAGE
Pamper and enjoy yourself with our professional massage. Relax your body and mind in the spa and sauna.
TRETES RAYA HOTEL & RESORT
JL. MALABAR 168-169 TRETES-PRIGEN, PASURUAN-JAWATIMUR
Telp. (+62-343) 885000 Fax. (+62-343)883666
Toll Free. 0800-1-885000
CANDI TIKUS
Skip to content
liburan.info
* Home
* Hubungi Kami
* Berita Terbaru
* Link Liburan
Keranjang Belanja
Show Cart
Your Cart is currently empty.
* Home
* Berita Liburan
* Indonesia
* Internasional
* Kuliner
* Belanja
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Indonesia arrow Jawa - Bali arrow Candi Tikus
Artikel Terbaru !!!
* Enjoy Liburan Natal dan Tahun Baru
* Have Fun in the Sun
* Kenyamanan Tinggal di Hotel Terapung
* Candi Tikus
* Robok-Robok, Aset Wisata Budaya Mempawah
Novotel Hydro - Kuala Lumpur
Novotel Hydro - Kuala Lumpur
Rp.837.000
Add to Cart
Fragrance Hotel Selegie - Singapore
Fragrance Hotel Selegie - Singapore
Rp.737.000
Add to Cart
Orchad Hotel - Singapore
Orchad Hotel - Singapore
Rp.2.311.500
Add to Cart
Candi Tikus Cetak E-mail
Masih dalam lanjutan cerita saya jalan jalan di Negeri Sang Penakluk. Kurang lebih 500 meter ke arah tenggara dari Candi Bajangratu (S007.56852-E 112.39827), kita akan menemui Candi Tikus (S007.57199-E 112.40314).
Sejak ditemukan pertama kalinya pada tahun 1914, kemudian sampai dilakukan pemugaran sekitar tahun 1983 - 1986, candi Tikus secara administratif terletak di dukuh Dinuk, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, telah banyak mengundang perhatian para pakar sejarah kuno dan arkeologi untuk menentukan makna dan fungsi dari bangunan itu, baik dari segi arsitektural maupun ditinjau dari segi religius.
Konon, nama Candi Tikus diberikan lantaran ketika dilakukan pembongkaran pada tahun 1914, oleh Bupati Mojokerto R.A.A Kromojoyo Adinegoro, disekitar candi itu pernah menjadi sarang tikus, dan hama tikus ini menyerang desa disekitarnya, setelah dilakukan pengejaran kawanan tikus itu selalu masuk ke gundukan tanah, yang setelah dibongkar ditemukan sebuah bangunan terbuat dari bahan bata merah dan denah persegi empat dengan ukuran 29,5 m x 28,25 m.
Mengutip dari buku karangan Drs I.G. Bagus L Arnawa, secara pasti tidak diketahui kapan candi Tikus ini didirikan karena tidak ada sumber sejarah yang memberitakan tentang pendirian candi ini. Dalam kitab Nagarakertagama yang ditulis oleh Prapanca pada tahun 1365 M (yang telah diakui oleh para pakar sebagai suatu sumber sejarah yang cukup lengkap memuat tentang kerajaan Majapahit, khususnya pada masa pemerintahan raja Hayam Wuruk), tidak disebutkan tentang eksistensi candi ini.
Namun demikian, ini tidak berarti bahwa serangkaian penelitian yang ditujukan guna mencari dan menentukan saat dibangunnya candi Tikus ini lantas manjadi tidak bisa dilaksanakan. Setidaknya, berdasarkan kajian arsitektural, diperoleh gambaran perbedaan dalam hal penggunaan bahan baku candi, yaitu bata merah.
Adanya perbedaan penggunaan bata merah (baik perbedaan kualitas maupun kuantitasnya), memberikan indikasi tentang tahapan pembangunan candi Tikus. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh para arkeolog, terbukti bahwa bata merah yang berukuran lebih besar berusia lebih tua dibandingkan dengan bata merah yang berukuran lebih kecil. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa selama masa berdiri dan berfungsinya, candi Tikus pernah mengalami dua tahap pembangunan. Pembangunan tahap pertama dilakukan dengan mempergunakan batu bata merah yang berukuran lebih besar sebagai bahan bakunya, sedangkan pembangunan tahap kedua dilakukan dengan mempergunakan bata merah yang berukuran lebih kecil.
Lain halnya dengan pendapat yang dikemukankan oleh N.J. Krom lewat buku "sakti"-nya yang berjudul Inleiding tot de Hindoe Javaansche Kunst II (Pengantar Kesenian Hindu Jawa). Dengan memperhatikan bahan dan gaya seni dari saluran air, pakar sejarah kesenian Jawa kuno berkebangsaan Belanda itu berasumsi bahwa ada dua tahap pembangunan candi Tikus.
Tahap pertama, saluran airnya terbuat dari bata merah dan memperlihatkan bentuknya yang kaku. Sedangkan tahap kedua saluran airnya terbuat dari batu andesit dan memperlihatkan bentuknya yang lebih dinamis serta dibuat pada masa keemasan Majapahit. Ini berarti pula bahwa menurut Krom, candi Tikus telah berdiri sebelum kerajaan Majapahit mencapai puncak keemasannya, yaitu pada masa pemerintahan Hayam Wuruk (1350 - 1380).
Sementara itu, ketika dilakukan pemugaran pada tahun 1984/1985, berhasil disingkap sisi tenggara bangunan candi Tikus. Kaki bangunan yang terdapat di sisi tersebut, menunjukan perbedaan ukuran bata merah yang dipergunakan sebagai bahan bakunya. Hal ini semakin memperkuat dugaan mengenai dua tahap pembangunan candi tersebut. Kaki bangunan tahap pertama yang tersusun dari bata merah yang berukuran besar, tampak ditutup oleh kaki bangunan tahap kedua yang tersusun dari bata merah yang berukuran lebih kecil. Kapan secara pasti pembangunan tahap pertama dan kedua ini dilakukan, belum jelas benar.
Adanya tangga yang menurun di sebelah utara, memberi kesan bahwa bangunan candi Tikus ini memang sengaja dibuat dibawah permukaan tanah. Tangga menurun disebelah utara itu, sekaligus merupakan petunjuk bahwa bangunan memiliki arah hadap ke utara. Dua buah kolam berbentuk persegi empat yang berukuran 3,5 x, 2 m dengan kedalaman 1,5 m, mengapit tangga masuk. Masing-masing kolam tersebut dilengkapi dengan tiga buah pancuran air yang berbentuk bunga padma (teratai) dan terbuat dari bahan batu andesit.
Pada sisi selatan teras terbawah terdapat sebuah bangunan berdenah persegi empat dengan ukuran 7,65 m x 7,65 m. Bangunan ini dianggap sebagai bangunan utama dari candi Tikus yang dilengkapi dengan 17 buah pancuran air yang berbentuk bunga padma dan makara. Pada bangunan induk tersebut, terdapat sebuah menara dan dikelilingi oleh 8 buah menara yang berukuran lebih kecil.
Susunan menara yang demikian itu telah menarik perhatian seorang Belanda yang bernama A.J. Bernet Kempers yang mengaitkannya dengan konsepsi religi. Dalam bukunya yang berjudul Ancient Indonesia Art, ia yang telah banyak berjasa dalam menyingkap masa pengaruh agama Hindu - Budha di Indonesia lewat kajian candi-candi yang mengatakan bahwa candi Tikus merupakan replika dari gunung Meru.
Gunung meru merupakan gunung suci yang dianggap sebagai pusat alam semesta yang mempunyai suatu landasan kosmogoni yaitu kepercayaan akan harus adanya suatu keserasian antara dunia dunia (mikrokosmos) dan alam semesta (makrokosmos). Menurut konsepsi Hindu, alam semesta terdiri atas suatu benua pusat yang bernama Jambudwipa yang dikelilingi oleh tujuh lautan dan tujuh daratan dan semuanya dibatasi oleh suatu pegunungan tinggi. Jadi Sangat mungkin Candi Tikus merupakan sebuah petirtaan yang disucikan oleh pemeluk Hindu dan Budha, dan juga sebagai pengatur debit air di jaman Majapahit.
Selain berfungsi sebagai pengatur debit air di kota, letaknya yang diluar kota itu memberi kesan bahwa sebelum masuk kota, air harus disucikan terlebih dahulu di candi Tikus. Dalam hal ini, jika bentuk bangunan candi Tikus dianggap sebagai manifestasi dari gunung Meru, maka setiap air yang keluar dari bangunan induk ini dipercaya sebagai air suci (amerta). Tak heran, bila kemudian air yang keluar dari candi Tikus juga dipercaya memiliki kekuatan magis untuk memenuhi harapan rakyat agar hasil pertanian mereka berlipat ganda dan terhindar dari kesulitan-kesulitan yang merugikan (ric)
Penulis : rickyantonio
Lokasi : Temon, Trowulan, Mojokerto
Fotografer : Ricky SS
Sumber : Mengenal Peninggalan Majapahit di daerah Trowulan - Drs I.G Bagus L Arnawa & navigasi.net
Peta Lokasi :
Map data ©2007 AND, Europa Technologies - Terms of Use
Map
Satellite
Hybrid
Add as favourites (2) | Quote this article on your site | Views: 34 | Cetak | E-mail
Be first to comment this article
RSS comments
Beri Komentar
* Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
* Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
* Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Komentar:
Kode:* Code
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved
Berikutnya >
[ Kembali ]
Advertisement
Produk Terbaru
Orchard Parade Hotel - Singapore
Orchard Parade Hotel - Singapore
Rp.1.708.500
Add to Cart
Produk Acak
Aston Atrium Senen Hotel & Convention Center - Jakarta (4 Stars)
Aston Atrium Senen Hotel & Convention Center - Jakarta (4 Stars)
Rp.505.000
Add to Cart
Penghargaan Liburan.Info
Produk
Hotel Paket Tour Promo Hotel & Tour
Pegunjung Liburan
Pengunjung Liburan.Info
Orang
Komentar Terahir
Enjoy Liburan Natal ...
Tahun baruan enaknya kemana yah... ...
28/12/07 09:50 More...
By Laksmi
Target 6 juta Wisman...
Lha... apa kerjaan orang2 kita di k...
27/12/07 08:37 More...
By Gondes
'Ngupi-ngupi' di Roe...
Ini sih nama tempat, bukan brand, t...
27/12/07 08:35 More...
By Laras
Air Asia Siap Dukung...
Yak, saya doakan tahun depan target...
26/12/07 19:40 More...
By Myy
Target 6 juta Wisman...
saran : bagusnya dibikin web2 yang ...
26/12/07 19:35 More...
By Polkadot
Milis Liburan.Info
Klik disini
untuk bergabung
di milis liburaninfo
Rekan Liburan.Info
Indonesia Antique Galery
liburan.info
Copyright © 2005 - 2007 liburan.info. Designed by JoomlArt.com
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.
RSS 2.0 Our site is valid CSS Our site is valid XHTML 1.0 Transitional Go to top!
liburan.info
* Home
* Hubungi Kami
* Berita Terbaru
* Link Liburan
Keranjang Belanja
Show Cart
Your Cart is currently empty.
* Home
* Berita Liburan
* Indonesia
* Internasional
* Kuliner
* Belanja
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home arrow Indonesia arrow Jawa - Bali arrow Candi Tikus
Artikel Terbaru !!!
* Enjoy Liburan Natal dan Tahun Baru
* Have Fun in the Sun
* Kenyamanan Tinggal di Hotel Terapung
* Candi Tikus
* Robok-Robok, Aset Wisata Budaya Mempawah
Novotel Hydro - Kuala Lumpur
Novotel Hydro - Kuala Lumpur
Rp.837.000
Add to Cart
Fragrance Hotel Selegie - Singapore
Fragrance Hotel Selegie - Singapore
Rp.737.000
Add to Cart
Orchad Hotel - Singapore
Orchad Hotel - Singapore
Rp.2.311.500
Add to Cart
Candi Tikus Cetak E-mail
Masih dalam lanjutan cerita saya jalan jalan di Negeri Sang Penakluk. Kurang lebih 500 meter ke arah tenggara dari Candi Bajangratu (S007.56852-E 112.39827), kita akan menemui Candi Tikus (S007.57199-E 112.40314).
Sejak ditemukan pertama kalinya pada tahun 1914, kemudian sampai dilakukan pemugaran sekitar tahun 1983 - 1986, candi Tikus secara administratif terletak di dukuh Dinuk, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, telah banyak mengundang perhatian para pakar sejarah kuno dan arkeologi untuk menentukan makna dan fungsi dari bangunan itu, baik dari segi arsitektural maupun ditinjau dari segi religius.
Konon, nama Candi Tikus diberikan lantaran ketika dilakukan pembongkaran pada tahun 1914, oleh Bupati Mojokerto R.A.A Kromojoyo Adinegoro, disekitar candi itu pernah menjadi sarang tikus, dan hama tikus ini menyerang desa disekitarnya, setelah dilakukan pengejaran kawanan tikus itu selalu masuk ke gundukan tanah, yang setelah dibongkar ditemukan sebuah bangunan terbuat dari bahan bata merah dan denah persegi empat dengan ukuran 29,5 m x 28,25 m.
Mengutip dari buku karangan Drs I.G. Bagus L Arnawa, secara pasti tidak diketahui kapan candi Tikus ini didirikan karena tidak ada sumber sejarah yang memberitakan tentang pendirian candi ini. Dalam kitab Nagarakertagama yang ditulis oleh Prapanca pada tahun 1365 M (yang telah diakui oleh para pakar sebagai suatu sumber sejarah yang cukup lengkap memuat tentang kerajaan Majapahit, khususnya pada masa pemerintahan raja Hayam Wuruk), tidak disebutkan tentang eksistensi candi ini.
Namun demikian, ini tidak berarti bahwa serangkaian penelitian yang ditujukan guna mencari dan menentukan saat dibangunnya candi Tikus ini lantas manjadi tidak bisa dilaksanakan. Setidaknya, berdasarkan kajian arsitektural, diperoleh gambaran perbedaan dalam hal penggunaan bahan baku candi, yaitu bata merah.
Adanya perbedaan penggunaan bata merah (baik perbedaan kualitas maupun kuantitasnya), memberikan indikasi tentang tahapan pembangunan candi Tikus. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh para arkeolog, terbukti bahwa bata merah yang berukuran lebih besar berusia lebih tua dibandingkan dengan bata merah yang berukuran lebih kecil. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa selama masa berdiri dan berfungsinya, candi Tikus pernah mengalami dua tahap pembangunan. Pembangunan tahap pertama dilakukan dengan mempergunakan batu bata merah yang berukuran lebih besar sebagai bahan bakunya, sedangkan pembangunan tahap kedua dilakukan dengan mempergunakan bata merah yang berukuran lebih kecil.
Lain halnya dengan pendapat yang dikemukankan oleh N.J. Krom lewat buku "sakti"-nya yang berjudul Inleiding tot de Hindoe Javaansche Kunst II (Pengantar Kesenian Hindu Jawa). Dengan memperhatikan bahan dan gaya seni dari saluran air, pakar sejarah kesenian Jawa kuno berkebangsaan Belanda itu berasumsi bahwa ada dua tahap pembangunan candi Tikus.
Tahap pertama, saluran airnya terbuat dari bata merah dan memperlihatkan bentuknya yang kaku. Sedangkan tahap kedua saluran airnya terbuat dari batu andesit dan memperlihatkan bentuknya yang lebih dinamis serta dibuat pada masa keemasan Majapahit. Ini berarti pula bahwa menurut Krom, candi Tikus telah berdiri sebelum kerajaan Majapahit mencapai puncak keemasannya, yaitu pada masa pemerintahan Hayam Wuruk (1350 - 1380).
Sementara itu, ketika dilakukan pemugaran pada tahun 1984/1985, berhasil disingkap sisi tenggara bangunan candi Tikus. Kaki bangunan yang terdapat di sisi tersebut, menunjukan perbedaan ukuran bata merah yang dipergunakan sebagai bahan bakunya. Hal ini semakin memperkuat dugaan mengenai dua tahap pembangunan candi tersebut. Kaki bangunan tahap pertama yang tersusun dari bata merah yang berukuran besar, tampak ditutup oleh kaki bangunan tahap kedua yang tersusun dari bata merah yang berukuran lebih kecil. Kapan secara pasti pembangunan tahap pertama dan kedua ini dilakukan, belum jelas benar.
Adanya tangga yang menurun di sebelah utara, memberi kesan bahwa bangunan candi Tikus ini memang sengaja dibuat dibawah permukaan tanah. Tangga menurun disebelah utara itu, sekaligus merupakan petunjuk bahwa bangunan memiliki arah hadap ke utara. Dua buah kolam berbentuk persegi empat yang berukuran 3,5 x, 2 m dengan kedalaman 1,5 m, mengapit tangga masuk. Masing-masing kolam tersebut dilengkapi dengan tiga buah pancuran air yang berbentuk bunga padma (teratai) dan terbuat dari bahan batu andesit.
Pada sisi selatan teras terbawah terdapat sebuah bangunan berdenah persegi empat dengan ukuran 7,65 m x 7,65 m. Bangunan ini dianggap sebagai bangunan utama dari candi Tikus yang dilengkapi dengan 17 buah pancuran air yang berbentuk bunga padma dan makara. Pada bangunan induk tersebut, terdapat sebuah menara dan dikelilingi oleh 8 buah menara yang berukuran lebih kecil.
Susunan menara yang demikian itu telah menarik perhatian seorang Belanda yang bernama A.J. Bernet Kempers yang mengaitkannya dengan konsepsi religi. Dalam bukunya yang berjudul Ancient Indonesia Art, ia yang telah banyak berjasa dalam menyingkap masa pengaruh agama Hindu - Budha di Indonesia lewat kajian candi-candi yang mengatakan bahwa candi Tikus merupakan replika dari gunung Meru.
Gunung meru merupakan gunung suci yang dianggap sebagai pusat alam semesta yang mempunyai suatu landasan kosmogoni yaitu kepercayaan akan harus adanya suatu keserasian antara dunia dunia (mikrokosmos) dan alam semesta (makrokosmos). Menurut konsepsi Hindu, alam semesta terdiri atas suatu benua pusat yang bernama Jambudwipa yang dikelilingi oleh tujuh lautan dan tujuh daratan dan semuanya dibatasi oleh suatu pegunungan tinggi. Jadi Sangat mungkin Candi Tikus merupakan sebuah petirtaan yang disucikan oleh pemeluk Hindu dan Budha, dan juga sebagai pengatur debit air di jaman Majapahit.
Selain berfungsi sebagai pengatur debit air di kota, letaknya yang diluar kota itu memberi kesan bahwa sebelum masuk kota, air harus disucikan terlebih dahulu di candi Tikus. Dalam hal ini, jika bentuk bangunan candi Tikus dianggap sebagai manifestasi dari gunung Meru, maka setiap air yang keluar dari bangunan induk ini dipercaya sebagai air suci (amerta). Tak heran, bila kemudian air yang keluar dari candi Tikus juga dipercaya memiliki kekuatan magis untuk memenuhi harapan rakyat agar hasil pertanian mereka berlipat ganda dan terhindar dari kesulitan-kesulitan yang merugikan (ric)
Penulis : rickyantonio
Lokasi : Temon, Trowulan, Mojokerto
Fotografer : Ricky SS
Sumber : Mengenal Peninggalan Majapahit di daerah Trowulan - Drs I.G Bagus L Arnawa & navigasi.net
Peta Lokasi :
Map data ©2007 AND, Europa Technologies - Terms of Use
Map
Satellite
Hybrid
Add as favourites (2) | Quote this article on your site | Views: 34 | Cetak | E-mail
Be first to comment this article
RSS comments
Beri Komentar
* Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
* Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
* Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
Komentar:
Kode:* Code
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved
Berikutnya >
[ Kembali ]
Advertisement
Produk Terbaru
Orchard Parade Hotel - Singapore
Orchard Parade Hotel - Singapore
Rp.1.708.500
Add to Cart
Produk Acak
Aston Atrium Senen Hotel & Convention Center - Jakarta (4 Stars)
Aston Atrium Senen Hotel & Convention Center - Jakarta (4 Stars)
Rp.505.000
Add to Cart
Penghargaan Liburan.Info
Produk
Hotel Paket Tour Promo Hotel & Tour
Pegunjung Liburan
Pengunjung Liburan.Info
Orang
Komentar Terahir
Enjoy Liburan Natal ...
Tahun baruan enaknya kemana yah... ...
28/12/07 09:50 More...
By Laksmi
Target 6 juta Wisman...
Lha... apa kerjaan orang2 kita di k...
27/12/07 08:37 More...
By Gondes
'Ngupi-ngupi' di Roe...
Ini sih nama tempat, bukan brand, t...
27/12/07 08:35 More...
By Laras
Air Asia Siap Dukung...
Yak, saya doakan tahun depan target...
26/12/07 19:40 More...
By Myy
Target 6 juta Wisman...
saran : bagusnya dibikin web2 yang ...
26/12/07 19:35 More...
By Polkadot
Milis Liburan.Info
Klik disini
untuk bergabung
di milis liburaninfo
Rekan Liburan.Info
Indonesia Antique Galery
liburan.info
Copyright © 2005 - 2007 liburan.info. Designed by JoomlArt.com
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.
RSS 2.0 Our site is valid CSS Our site is valid XHTML 1.0 Transitional Go to top!
Kota Kendari
Dari Ukiran Alam Hingga Perak Nan Apik Cetak E-mail
Kendari memang tak punya tangan-tangan yang mahir memahat kayu seperti Jepara. Kendari juga tak punya sumber perak yang besar, layaknya Pulau Bangka dengan timahnya. Tapi, Kendari punya banyak orang yang mau menghasilkan "sesuatu" yang patut dihargai dan, jangan lupa, dimiliki.
Keterbatasan memang kerap menjadi penghalang untuk berkreasi. Tapi, hal itu sepertinya tak berlaku bagi Kendari beserta masyarakatnya. Kerajinan perak yang unik, kayu gembol yang khas dan kain tenun yang berwarna-warni menjadi bukti akan semua itu.
Asesoris Perak Dan Tenun Nan Apik
Sulit mendapatkan bahan bakunya, tak menyurutkan tangan-tangan kreatif perajin perak di Kendari mengolah benda logam yang satu ini. Dari tangan-tangan terampil mereka tercipta aneka ragam pernak-pernik berkualitas tinggi, yang kemudian ngetop dengan nama Kendari Werk.
Diperkenalkan pertama kalinya oleh Re A Woi, seorang keturunan Cina pada awal abad 20, Kendari Werk muncul menjadi produk kerajinan terkenal dan banyak dikoleksi orang. Pada zaman Belanda, karya Jie bahkan berhasil merambah ke berbagai negara di Eropa. Tak tanggung-tanggung, Ratu Elizabeth dari Inggris dan Ratu Wilhemina dari Belanda adalah 2 tokoh besar yang pernah terpesona dengan kerajinan perak ini. Kala itu, Ratu Inggris memesan sebuah kereta kencana dan Ratu Belanda meminta Jie untuk membuatkan piring perak untuk kue. Hebat, kan?
Sekilas, produk Kendari Werk hampir sama dengan kerajinan serupa di daerah lain. Namun, bila diperhatikan, Kendari Werk memiliki ciri khas tersendiri. Kendari Werk memiliki krawang atau motif yang lebih rapat pada produk aksesorinya. Hebatnya, semua itu dikerjakan tanpa menggunakan kaca pembesar dan peralatan yang sangat sederhana. Proses pembuatan dibagi 3 tahap.
Pertama adalah pembuatan pola atau bentuk dasar. Setelah itu dilakukan pengisian krawang pada bahan pola yang sudah jadi. Tahap berikutnya, bisa jadi tahap tambahan, adalah memoles dengan warna emas. Untuk menyelesaikan 1 unit produk berukuran kecil, para perajin dapat menyelesaiknnya hanya dalam waktu 1 hari.
Adakalanya, bentukan yang dibuat dipadukan dengan permata atau mutiara, tergantung dari keinginan sang pemesannya. Untuk mendapat kerajinan perak Kendari, kunjungi raja gedung Dekranasda atau Dewan Kerajinan Nasional Daerah. Berada di kawasan Lepolepo, di sini tersedia ragam kreasi berupa cincin, kalung, peniti dan bros berbentuk daun atau bunga. Bila ingin bentuk lain, para perajin juga bisa membuatkannya secara khusus. Penasaran ingin melihat langsung proses pembuatannya? Berjalanlah ke salah satu bangunan yang ada di kompleks di mana terdapat workshop para perajin.
Selain kerajinan perak, Dekranas juga menawarkan berbagai barang kerajinan khas Sulawesi Tenggara lainnya, seperti kain tenun khas Tolaki yang berwarna-warni, kain khas Buton dan aneka tas anyaman dari daun Agel atau pandan hutan, baik yang berukuran kecil maupun besar yang proses pembuatannya bisa pula disaksikan.
Ragam Kreasi 'Tumor" Kayo
Dari Dekranas, lanjutkan perjalanan menuju kawasan Jl. Khairil Anwar yang berada tak jauh dari gedung PLN, karena di sana terdapat sebuah sentra kerajinan yang bernama kerajinan Gembol. Sesaat memasuki jalan, nampak berjajar toko dan galeri yang menjajakan aneka produk kerajinan yang berbahan dasar kayu ini.
Nama kerajinan ini memang terdengar unik, Gembol. Namun menjadi salah satu kriya yang populer di Kendari. Kendati bukan kerajinan `asli', karena diperkenalkan oleh orang Jepang, namun kerajinan ini telah lama menyatu dan menjadi bagian penting dalam kehidupan warga Kendari. Dilihat dari bentuknya, kerajinan ini mirip dengan seni ukir kayu, tapi memiliki perbedaan mendasar. Bentukan unik yang terdapat pada kerajinan ini bukanlah karena tangan-tangan manusia, melainkan sebuah bentukan alam. Seperti Kendari Werk, kerajinan ini sudah tersebar ke Korea, Jepang, Eropa clan Timur Tengah.
Bentuk maupun tekstur natural yang unik itu sebenarnya berasal dari sejumlah jenis pohon yang tumbuh subur di Kendari dan beberapa pulau di tenggara Kendari, seperti Jati, Tolinti, Cendana dan Beropa yang hidup subur di daratan Kendari dan Pulau Muna. Tumor itu kemudian dipotong dan diwarnai. Plus sedikit sentuhan seni, tumortumor kayu itupun berubah menjadi bentuk baru yang akan terlihat unik dan cantik dan bernilai seni tinggi.
Umumnya, 'wajah' baru dari tumor kayu itu berupa jam meja atau dinding, asbak, kursi, sampai meja antero yang berat dan berukuran besar. Harga kerajinan Gembol cukup bervariasi, tergantung bentuk dan keunikan yang dimilikinya. Biasanya, bentuk yang menyerupai hewan, manusia atau sesuatu yang alami akan dibandrol lebih mahal.
Kawasan Kerajinan Gembol
JI. Khairil Anwar
Wuawua, Kendari
Kendari, Sulawesi Tenggara
Sumber: Majalah Tamasya
Peta Lokasi :
Map data ©2007 AND, Europa Technologies - Terms of Use
Map
Satellite
Hybrid
Add as favourites (4) | Quote this article on your site | Views: 115 | Cetak | E-mail
Be first to comment this article
RSS comments
Beri Komentar
* Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
* Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
Kendari memang tak punya tangan-tangan yang mahir memahat kayu seperti Jepara. Kendari juga tak punya sumber perak yang besar, layaknya Pulau Bangka dengan timahnya. Tapi, Kendari punya banyak orang yang mau menghasilkan "sesuatu" yang patut dihargai dan, jangan lupa, dimiliki.
Keterbatasan memang kerap menjadi penghalang untuk berkreasi. Tapi, hal itu sepertinya tak berlaku bagi Kendari beserta masyarakatnya. Kerajinan perak yang unik, kayu gembol yang khas dan kain tenun yang berwarna-warni menjadi bukti akan semua itu.
Asesoris Perak Dan Tenun Nan Apik
Sulit mendapatkan bahan bakunya, tak menyurutkan tangan-tangan kreatif perajin perak di Kendari mengolah benda logam yang satu ini. Dari tangan-tangan terampil mereka tercipta aneka ragam pernak-pernik berkualitas tinggi, yang kemudian ngetop dengan nama Kendari Werk.
Diperkenalkan pertama kalinya oleh Re A Woi, seorang keturunan Cina pada awal abad 20, Kendari Werk muncul menjadi produk kerajinan terkenal dan banyak dikoleksi orang. Pada zaman Belanda, karya Jie bahkan berhasil merambah ke berbagai negara di Eropa. Tak tanggung-tanggung, Ratu Elizabeth dari Inggris dan Ratu Wilhemina dari Belanda adalah 2 tokoh besar yang pernah terpesona dengan kerajinan perak ini. Kala itu, Ratu Inggris memesan sebuah kereta kencana dan Ratu Belanda meminta Jie untuk membuatkan piring perak untuk kue. Hebat, kan?
Sekilas, produk Kendari Werk hampir sama dengan kerajinan serupa di daerah lain. Namun, bila diperhatikan, Kendari Werk memiliki ciri khas tersendiri. Kendari Werk memiliki krawang atau motif yang lebih rapat pada produk aksesorinya. Hebatnya, semua itu dikerjakan tanpa menggunakan kaca pembesar dan peralatan yang sangat sederhana. Proses pembuatan dibagi 3 tahap.
Pertama adalah pembuatan pola atau bentuk dasar. Setelah itu dilakukan pengisian krawang pada bahan pola yang sudah jadi. Tahap berikutnya, bisa jadi tahap tambahan, adalah memoles dengan warna emas. Untuk menyelesaikan 1 unit produk berukuran kecil, para perajin dapat menyelesaiknnya hanya dalam waktu 1 hari.
Adakalanya, bentukan yang dibuat dipadukan dengan permata atau mutiara, tergantung dari keinginan sang pemesannya. Untuk mendapat kerajinan perak Kendari, kunjungi raja gedung Dekranasda atau Dewan Kerajinan Nasional Daerah. Berada di kawasan Lepolepo, di sini tersedia ragam kreasi berupa cincin, kalung, peniti dan bros berbentuk daun atau bunga. Bila ingin bentuk lain, para perajin juga bisa membuatkannya secara khusus. Penasaran ingin melihat langsung proses pembuatannya? Berjalanlah ke salah satu bangunan yang ada di kompleks di mana terdapat workshop para perajin.
Selain kerajinan perak, Dekranas juga menawarkan berbagai barang kerajinan khas Sulawesi Tenggara lainnya, seperti kain tenun khas Tolaki yang berwarna-warni, kain khas Buton dan aneka tas anyaman dari daun Agel atau pandan hutan, baik yang berukuran kecil maupun besar yang proses pembuatannya bisa pula disaksikan.
Ragam Kreasi 'Tumor" Kayo
Dari Dekranas, lanjutkan perjalanan menuju kawasan Jl. Khairil Anwar yang berada tak jauh dari gedung PLN, karena di sana terdapat sebuah sentra kerajinan yang bernama kerajinan Gembol. Sesaat memasuki jalan, nampak berjajar toko dan galeri yang menjajakan aneka produk kerajinan yang berbahan dasar kayu ini.
Nama kerajinan ini memang terdengar unik, Gembol. Namun menjadi salah satu kriya yang populer di Kendari. Kendati bukan kerajinan `asli', karena diperkenalkan oleh orang Jepang, namun kerajinan ini telah lama menyatu dan menjadi bagian penting dalam kehidupan warga Kendari. Dilihat dari bentuknya, kerajinan ini mirip dengan seni ukir kayu, tapi memiliki perbedaan mendasar. Bentukan unik yang terdapat pada kerajinan ini bukanlah karena tangan-tangan manusia, melainkan sebuah bentukan alam. Seperti Kendari Werk, kerajinan ini sudah tersebar ke Korea, Jepang, Eropa clan Timur Tengah.
Bentuk maupun tekstur natural yang unik itu sebenarnya berasal dari sejumlah jenis pohon yang tumbuh subur di Kendari dan beberapa pulau di tenggara Kendari, seperti Jati, Tolinti, Cendana dan Beropa yang hidup subur di daratan Kendari dan Pulau Muna. Tumor itu kemudian dipotong dan diwarnai. Plus sedikit sentuhan seni, tumortumor kayu itupun berubah menjadi bentuk baru yang akan terlihat unik dan cantik dan bernilai seni tinggi.
Umumnya, 'wajah' baru dari tumor kayu itu berupa jam meja atau dinding, asbak, kursi, sampai meja antero yang berat dan berukuran besar. Harga kerajinan Gembol cukup bervariasi, tergantung bentuk dan keunikan yang dimilikinya. Biasanya, bentuk yang menyerupai hewan, manusia atau sesuatu yang alami akan dibandrol lebih mahal.
Kawasan Kerajinan Gembol
JI. Khairil Anwar
Wuawua, Kendari
Kendari, Sulawesi Tenggara
Sumber: Majalah Tamasya
Peta Lokasi :
Map data ©2007 AND, Europa Technologies - Terms of Use
Map
Satellite
Hybrid
Add as favourites (4) | Quote this article on your site | Views: 115 | Cetak | E-mail
Be first to comment this article
RSS comments
Beri Komentar
* Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
* Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
Wisata Air
Have Fun in the Sun Cetak E-mail
Holiday is here! Buat liburan Anda lebih menyenangkan dengan berbagai aktivitas menarik berikut. Each will either beam you out of joy or seriously challenge your guts! Bali is where you wanna go to enjoy this whole lot. Diakui sebagai sebagai tujuan turis terbesar dan paling populer di Indonesia. Bali menyimpan beragam aktivitas menarik yang belum tentu dapat Anda temukan di tempat lain.
Splish! Splash!
Bali yang lekat dengan image pantai dan laut memang menjadi lokasi yang tepat bagi penggemar olahraga dan permainan air. Batara Dive and Water Sports adalah satu dari sekian banyak agen provider permainan air yang bermarkas di Tanjung Benoa, sentra wisata permainan air Pulau Bali. Dengan pengalaman selama kurang lebih enam tahun, Batara menjadi pilihan tepat bagi Anda yang ingin menikmati berbagai aktivitas seru di bawah ini.
Rolling Donnut
Permainan ini sekarang sudah tidak banyak ditemukan lagi di seputar Bali. Namun, sebagai salah satu penyedia fasilitas permainan air terlengkap, Batara Dive & Water Sports masih mengadakan permainan ini. Agak mirip dengan permainan banana boat, hanya saja rolling donnut hanya bisa dilakukan oleh dua orang di atas sebuah ban melingkar yang bentuknya memang seperti donat. Untuk menjaga keseimbangan di atas ban, kedua pemain harus duduk tepat berseberangan di atas ban. Ban kemudian akan ditarik oleh speed boat, menggunakan seutas tali yang tersambung pada "donat".
Bekal agar Anda "selamat" saat melakukan permainan ini adalah dengan berpegangan seerat mungkin pada handle yang terletak di sisi ban dan selalu menjaga keseimbangan. Manuver-manuver mendadak yang dilakukan speedboat yang melaju kencang, akan menantang Anda untuk menjaga keseimbangan di atas ban. Jika lalai. besar kemungkinan Anda akan jatuh ke dalam air.
Flying Fish
Ini dia permainan air terlaris yang banyak diminati saat ini. Flying fish bisa dibilang merupakan perpaduan antara permainan banana boat dan parasailing. Permainan ini menggabungkan empat banana boat dalam satu rangkaian dan menghubungkannya ke speedboat yang akan menariknya. Rangkaian banana boat ini tidak akan meluncur di atas air, melainkan terbang seperti halnya parasailing, namun dengan ketinggian yang lebih rendah.
Meski terlihat mengasyikkan, namun permainan satu ini memiliki risiko yang cukup besar. Posisi ban yang terbang di udara membuatnya sangat rawan terhadap perubahan angin yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Bukan tidak mungkin, pemain bisa terlempar dari atas ban dan terjatuh ke dalam air. Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena para instruktur Batara yang sudah ahli dan berpengalaman, akan memberikan instruksi terpercaya saat Anda melakukan aktivitas ini.
Parasailing
Berasal dari kata paraschute dan sailing, permainan ini menggunakan sarana parasut dan speedboat yang akan menarik Anda hingga ketinggian beberapa meter di atas permukaan air laut. Rasakan sensasi yang luar biasa saat Anda berada di atas dan menyaksikan pemandangan yang indah berupa hamparan pasir putih, laut dan pepohonan. Somewhere along the way You can, feel as if you're flying solo. Benar-benar sebuah perasaan yang nyaris tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. You just have to come and try it yourself.
Jika Anda cukup berani, Anda bisa membawa kamera untuk mengabadikan pemandangan dan momen langka ini. Di Batara Dive and Water Sports, Anda diberi waktu tiga menit untuk satu kali putaran permainan. Meski terdengar amat singkat, percayalah Anda tetap akan merasa puas bisa merasakannya.
Wake Boarding
Anda mungkin sudah pernah mendengar, atau bahkan merasakan sendiri jenis permainan ini. Namun jika belum, bayangkanlah sebuah permainan skate boarding yang dilakukan di atas air. Kurang lebih seperti itulah gambaran permainan wake boarding. Dari seluruh permainan yang tersedia di Batara Dive & Water Sports, wake boarding adalah jenis permainan yang paling membutuhkan skill. Jika Anda belum pernah sama sekali mencoba permainan ini, Anda mungkin akan membutuhkan waktu lebih banyak untuk menguasainya lebih dulu.
Kekuatan kaki dan kemampuan menjaga keseimbangan adalah dua kunci utama dalam permainan ini. Tarikan speedboat yang sangat kuat mengharuskan Anda untuk menekan board sekuat mungkin hingga memungkinkannya untuk meluncur di atas air. Namun, untuk dapat mencapai posisi berdiri di atas sebilah papan ini pun, bukan perkara mudah.
Sebagian besar peminat permainan wake boarding di Bali adalah wisatawan Jepang yang pada umumnya menguasai permainan snow boarding di negara asalnya. Teknik dan strategi permainan yang kurang lebih sama, membuat mereka lebih cepat menguasai permainan ini.
Waterbom
Berawal dari gagasan untuk membangun sebuah waterpark yang lain daripada yang lain, hadirlah Waterbom dengan konsep waterpark yang lebih asri dan ramah lingkungan.
Daya tarik utama yang mengundang banyak wisatawan berkunjung ke taman air ini adalah Waterslide Tower yang menjadi pusat keenam waterslide di Waterbom. Ada Macaroni Tube, yaitu pipeline sepanjang 150 meter dengan putaran-putaran tajam dan cepat serta kecepatan luncur yang tinggi, Raft River yang merupakan waterslide terpanjang di seluruh Indonesia, dan Jungle Ride, waterslide yang dihiasi pepohonan di sisi kiri kanannya.
Buat Anda yang ingin memacu sedikit adrenalin, ada Smashdown, yaitu waterslide dengan kemiringan 45 derajat yang akan memberikan Anda sensasi free falling hingga secepat 70 km per jam! Ada pula Boogie Ride dan Race Track, yang bisa jadi ajang kompetisi kecil-kecilan dengan teman Anda. Sungguh menyenangkan! Di akhir tahun 2005 lalu, Waterbom telah membangun waterslide baru, yaitu Boomerang, sebuah permainan yang mengaplikasikan cara kerja bumerang sebagai daya tariknya.
Selain ketujuh waterslide ini, Waterbom juga memiliki enam wahana air dan darat yang tidak kalah seru, seperti Eurobungy, Climbing Wall, Pleasure Pool, Bombastic, Lazy River, dan Water Blaster. Bagi pengunjung anak-anak, Waterbom memiliki sejumlah wahana yang didesain khusus, seperti Kiddy Area dan Children Playground.
Untuk semakin memanjakan hari Anda di Waterbom, Anda dapat menikmati fasilitas spa di Spa at Waterbom. Perawatan spa di tempat ini menjadi istimewa karena ruangan yang digunakan diisi dengan potensi energi yang dibentuk melalui teknik reiki oleh seorang master reiki. Memberikan rasa tenang dan kedamaian yang nyaris sempurna.
Ocean Sight Seeing
Wisata air tidak hanya dapat dilakukan di permukaan air. Kekayaan alam yang tersimpan di bawah laut pun sangat menarik untuk dinikmati. Dua aktivitas berikut akan mengajak Anda untuk menyelami lebih jauh keindahan bahari Indonesia.
Seawalker
Club Aqua adalah satu-satunya operator di Bali dan Indonesia yang menyediakan aktivitas unik ini. Berlokasi di pesisir Timur Pulau Bali. Club Aqua memilih Pantai Sanur sebagai lokasi permainan. Kondisi lautnya yang tenang dan tidak berombak memang menjadikan Pantai Sanur sebagai spot yang tepat untuk melakukan permainan ini.
Setelah mendapat pengarahan dan melakukan sejumlah persiapan di seawalker base, Anda akan diantar menuju lokasi permainan dengan menggunakan sebuah kapal berukuran sedang. Jangan mengkhawatirkan keselamatan Anda karena selama aktivitas ini berlangsung Anda akan ditemani oleh guide yang akan menjamin keamanan Anda selama di bawah laut.
Setelah mengenakan 'helm ajaib', Anda pun siap melakukan Wisata bawah laut. Di kedalaman sejauh lima meter. Anda akan diajak bertamasya menikmati keindahan fauna yang tersimpan di dasar laut. Wisata air yang akan memakan waktu selama 30 menit ini akan memberi Anda kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan berbagai jenis ikan dan terumbu karang.
Pantai Sanur yang memiliki banyak koleksi ikan hias dan terumbu karang yang cantik, akan memberikan Anda sebuah pengalaman wisata yang tak terlupakan. Selama berkeliling, Anda bisa menemukan beragam ikan hias, seperti ikan Sayang-Sayang, atau yang oleh penduduk setempat sering disebut sebagai ikan Hani-Hani, ikan Madah, Napoleon, dan yang paling menarik adalah ikan buntek atau blowfish, yaitu ikan berkulit duri yang seketika dapat "menggendut" saat merasa terancam.
Adventure To The Wild
Bali tidak hanya melulu tentang pantai dan lautan. Pulau cantik ini juga kaya akan pegunungan dan daerah pedalaman yang indah. Untuk dapat menikmatinya, Anda bisa datang ke SOBEK The Adventure Specialist. Sebagai adventure tour company pertama di Bali, SOBEK memiliki beragam program petualangan menarik yang dapat Anda ikuti.
White Water Rafting
Mengawali kiprahnya dengan kegiatan White Water Rafting (MR), SOBEK kini telah dikenal sebagai operator WWR terpopuler di Bali dan Indonesia. Terdapat dua program WWR yang sekarang dijalankan SOBEK. Masing-masing mengambil lokasi di Sungai Ayung, Ubud dan Sungai Telaga Waja, Karangasem. Kedua lokasi ini berbeda dalam hal tingkat kesulitan. Sungai Ayung yang masuk dalam kategori kelas 2 dan 3 memiliki jeram yang lebih tenang dan lebih banyak diwarnai dengan pemandangan alam pedalaman Bali yang indah. Program ini sangat cocok untuk Anda ikuti bersama keluarga.
Namun, jika Anda lebih menyenangi petualangan, Sungai Telaga Waja yang masuk dalam kategori kelas 3 ke atas, patut Anda coba. Jeram-jeram liarnya yang lebih menantang dijamin akan memberi Anda pengalaman petualangan yang amat berkesan!
Cycling
Kegiatan lain yang juga tidak kalah populernya di SOBEK adalah tur sepeda. Salah satu yang menjadi favorit adalah perjalanan menuruni pegunungan Batur di daerah Kintamani. Melalui medan menurun sejauh 25 kilometer, Anda dapat menikmati pemandangan alam memukau, seperti pemandangan Gunung Batur, hutan bambu, Pura tradisional Bali, Subak (sistem irigasi di Bali), dan perkampungan tradisional Bali.
Buat Anda yang mencari tantangan lebih, rute Batukaru di kawasan Tabanan adalah pilihan yang tepat. Kondisi jalan yang bervariasi dengan permukaan sulit, akan menjadi tantangan tersendiri selama peijalanan Anda.
Are You Brave Enough?
Selain beragam water activities dan permainan petualangan, Bali menyajikan jenis aktivitas lain which will seriously challenge your gut!
Bali Slingshot
Ingin merasakan "diluncurkan" ke atas hingga ketinggian 52 meter di atas permukaan tanah? Di sini tempatnya! Berlokasi di Jalan Kartika Plaza, Kuta, Anda bisa menemukan sebuah wahana unik berupa rangka berbentuk bola yang disambungkan dengan tali elastis di kedua ujungnya pada sebuah tiang yang tinggi. Berbentuk seperti ketapel, tidak heran pennainan ini kemudian lebih dikenal dengan nama Slingshot.
Dalam waktu kurang lebih tiga detik, jantung Anda serasa berhenti berdetak karena tiba-tiba saja rangka bola yang Anda duduki, sudah "melesat" ke atas langit! Setelahnya, rangka bola akan melakukan gerakan naik-turun sebagai akibat gaya gravitasi dan tali elastis yang menahannya. Selama melakukan gerakan ini, rangka bola juga akan berputar sebanyak 360 derajat ke segala arah selama beberapa kali sebelum akhirnya kembali ke posisi stabil. Fiuh!
Rasa kaget luar biasa akan menyerang Anda saat pertama kali tersentak ke udara. Kecepatan lontaran yang begitu kencang pun akan membuat Anda otomatis memegang erat sabuk pengaman yang menempel di badan. Adrenalin rush yang luar biasa kembali terasa saat rangka bola meluncur ke bawah, seolah Anda sedang "terjun bebas"!
Bungy Jumping
If yon think Slingshot's crazy enough, try this! AJ Hackett Bungy adalah tempat yang pas untuk melakukan aktivitas super extreme ini. Sejak berdiri tahun 1988, AJ Hackett Bungy telah berhasil mempertahankan tingkat fatality-nya pada level nol!
AJ Hackett Bungy selalu mengutamakan aspek keselamatan dan berpatokan pada standar procedural yang tinggi. Sebelum mengendarai lift menuju lokasi peloncatan, setiap calon peserta diminta mengisi waiver dan menimbang berat badan. Informasi mengenai berat badan ini, akan digunakan oleh jump master untuk menentukan jenis bungy chord (lilitan karet tebal berdiameter kurang lebih 5cm) yang akan digunakan. Bungy chord ini tersedia dalam tiga jenis untuk range berat badan yang berbeda-beda.
Tiba di lokasi peloncatan (45 meter di atas permukaan tanah), Anda tak punya pilihan lain selain....loncat! Disini Anda bebas memilih gaya lompatan yang Anda mau. Bisa berdua bersama teman (tandem), menyentuh air (water touch), atau backward, yaitu melompat dengan posisi tubuh menghadap ke belakang.
Satu hal penting yang perlu Anda ingat saat berada di puncak tower adalah jangan pemah melihat ke bawah! Dan untuk Anda ketahui, saat-saat menegangkan dan menakutkan hanya akan Anda alami sesaat sebelum Anda akan jatuh. Anda yang sudah cukup nekat untuk naik hingga ke puncak tower, kemungkinan besar akan mulai "ciut" saat akan melakukan loncatan bebas. Tapi, jangan biarkan rasa takut ini menguasai Anda!
Sensasi free killing yang begitu menegangkan di detik-detik pertama, seketika berganti dengan perasaan puas saat Anda semakin dekat dengan daratan. Percayalah, Anda tidak akan menyesali pengalaman ini. Then again, you only live once. Why wasted on doing everything that is safe? Hehe...
Sumber: Majalah Tamasya
Add as favourites (1) | Quote this article on your site | Views: 47 | Cetak | E-mail
Be first to comment this article
RSS comments
Beri Komentar
* Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
* Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
* Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Komentar:
Kode:* Code
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
Holiday is here! Buat liburan Anda lebih menyenangkan dengan berbagai aktivitas menarik berikut. Each will either beam you out of joy or seriously challenge your guts! Bali is where you wanna go to enjoy this whole lot. Diakui sebagai sebagai tujuan turis terbesar dan paling populer di Indonesia. Bali menyimpan beragam aktivitas menarik yang belum tentu dapat Anda temukan di tempat lain.
Splish! Splash!
Bali yang lekat dengan image pantai dan laut memang menjadi lokasi yang tepat bagi penggemar olahraga dan permainan air. Batara Dive and Water Sports adalah satu dari sekian banyak agen provider permainan air yang bermarkas di Tanjung Benoa, sentra wisata permainan air Pulau Bali. Dengan pengalaman selama kurang lebih enam tahun, Batara menjadi pilihan tepat bagi Anda yang ingin menikmati berbagai aktivitas seru di bawah ini.
Rolling Donnut
Permainan ini sekarang sudah tidak banyak ditemukan lagi di seputar Bali. Namun, sebagai salah satu penyedia fasilitas permainan air terlengkap, Batara Dive & Water Sports masih mengadakan permainan ini. Agak mirip dengan permainan banana boat, hanya saja rolling donnut hanya bisa dilakukan oleh dua orang di atas sebuah ban melingkar yang bentuknya memang seperti donat. Untuk menjaga keseimbangan di atas ban, kedua pemain harus duduk tepat berseberangan di atas ban. Ban kemudian akan ditarik oleh speed boat, menggunakan seutas tali yang tersambung pada "donat".
Bekal agar Anda "selamat" saat melakukan permainan ini adalah dengan berpegangan seerat mungkin pada handle yang terletak di sisi ban dan selalu menjaga keseimbangan. Manuver-manuver mendadak yang dilakukan speedboat yang melaju kencang, akan menantang Anda untuk menjaga keseimbangan di atas ban. Jika lalai. besar kemungkinan Anda akan jatuh ke dalam air.
Flying Fish
Ini dia permainan air terlaris yang banyak diminati saat ini. Flying fish bisa dibilang merupakan perpaduan antara permainan banana boat dan parasailing. Permainan ini menggabungkan empat banana boat dalam satu rangkaian dan menghubungkannya ke speedboat yang akan menariknya. Rangkaian banana boat ini tidak akan meluncur di atas air, melainkan terbang seperti halnya parasailing, namun dengan ketinggian yang lebih rendah.
Meski terlihat mengasyikkan, namun permainan satu ini memiliki risiko yang cukup besar. Posisi ban yang terbang di udara membuatnya sangat rawan terhadap perubahan angin yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Bukan tidak mungkin, pemain bisa terlempar dari atas ban dan terjatuh ke dalam air. Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena para instruktur Batara yang sudah ahli dan berpengalaman, akan memberikan instruksi terpercaya saat Anda melakukan aktivitas ini.
Parasailing
Berasal dari kata paraschute dan sailing, permainan ini menggunakan sarana parasut dan speedboat yang akan menarik Anda hingga ketinggian beberapa meter di atas permukaan air laut. Rasakan sensasi yang luar biasa saat Anda berada di atas dan menyaksikan pemandangan yang indah berupa hamparan pasir putih, laut dan pepohonan. Somewhere along the way You can, feel as if you're flying solo. Benar-benar sebuah perasaan yang nyaris tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. You just have to come and try it yourself.
Jika Anda cukup berani, Anda bisa membawa kamera untuk mengabadikan pemandangan dan momen langka ini. Di Batara Dive and Water Sports, Anda diberi waktu tiga menit untuk satu kali putaran permainan. Meski terdengar amat singkat, percayalah Anda tetap akan merasa puas bisa merasakannya.
Wake Boarding
Anda mungkin sudah pernah mendengar, atau bahkan merasakan sendiri jenis permainan ini. Namun jika belum, bayangkanlah sebuah permainan skate boarding yang dilakukan di atas air. Kurang lebih seperti itulah gambaran permainan wake boarding. Dari seluruh permainan yang tersedia di Batara Dive & Water Sports, wake boarding adalah jenis permainan yang paling membutuhkan skill. Jika Anda belum pernah sama sekali mencoba permainan ini, Anda mungkin akan membutuhkan waktu lebih banyak untuk menguasainya lebih dulu.
Kekuatan kaki dan kemampuan menjaga keseimbangan adalah dua kunci utama dalam permainan ini. Tarikan speedboat yang sangat kuat mengharuskan Anda untuk menekan board sekuat mungkin hingga memungkinkannya untuk meluncur di atas air. Namun, untuk dapat mencapai posisi berdiri di atas sebilah papan ini pun, bukan perkara mudah.
Sebagian besar peminat permainan wake boarding di Bali adalah wisatawan Jepang yang pada umumnya menguasai permainan snow boarding di negara asalnya. Teknik dan strategi permainan yang kurang lebih sama, membuat mereka lebih cepat menguasai permainan ini.
Waterbom
Berawal dari gagasan untuk membangun sebuah waterpark yang lain daripada yang lain, hadirlah Waterbom dengan konsep waterpark yang lebih asri dan ramah lingkungan.
Daya tarik utama yang mengundang banyak wisatawan berkunjung ke taman air ini adalah Waterslide Tower yang menjadi pusat keenam waterslide di Waterbom. Ada Macaroni Tube, yaitu pipeline sepanjang 150 meter dengan putaran-putaran tajam dan cepat serta kecepatan luncur yang tinggi, Raft River yang merupakan waterslide terpanjang di seluruh Indonesia, dan Jungle Ride, waterslide yang dihiasi pepohonan di sisi kiri kanannya.
Buat Anda yang ingin memacu sedikit adrenalin, ada Smashdown, yaitu waterslide dengan kemiringan 45 derajat yang akan memberikan Anda sensasi free falling hingga secepat 70 km per jam! Ada pula Boogie Ride dan Race Track, yang bisa jadi ajang kompetisi kecil-kecilan dengan teman Anda. Sungguh menyenangkan! Di akhir tahun 2005 lalu, Waterbom telah membangun waterslide baru, yaitu Boomerang, sebuah permainan yang mengaplikasikan cara kerja bumerang sebagai daya tariknya.
Selain ketujuh waterslide ini, Waterbom juga memiliki enam wahana air dan darat yang tidak kalah seru, seperti Eurobungy, Climbing Wall, Pleasure Pool, Bombastic, Lazy River, dan Water Blaster. Bagi pengunjung anak-anak, Waterbom memiliki sejumlah wahana yang didesain khusus, seperti Kiddy Area dan Children Playground.
Untuk semakin memanjakan hari Anda di Waterbom, Anda dapat menikmati fasilitas spa di Spa at Waterbom. Perawatan spa di tempat ini menjadi istimewa karena ruangan yang digunakan diisi dengan potensi energi yang dibentuk melalui teknik reiki oleh seorang master reiki. Memberikan rasa tenang dan kedamaian yang nyaris sempurna.
Ocean Sight Seeing
Wisata air tidak hanya dapat dilakukan di permukaan air. Kekayaan alam yang tersimpan di bawah laut pun sangat menarik untuk dinikmati. Dua aktivitas berikut akan mengajak Anda untuk menyelami lebih jauh keindahan bahari Indonesia.
Seawalker
Club Aqua adalah satu-satunya operator di Bali dan Indonesia yang menyediakan aktivitas unik ini. Berlokasi di pesisir Timur Pulau Bali. Club Aqua memilih Pantai Sanur sebagai lokasi permainan. Kondisi lautnya yang tenang dan tidak berombak memang menjadikan Pantai Sanur sebagai spot yang tepat untuk melakukan permainan ini.
Setelah mendapat pengarahan dan melakukan sejumlah persiapan di seawalker base, Anda akan diantar menuju lokasi permainan dengan menggunakan sebuah kapal berukuran sedang. Jangan mengkhawatirkan keselamatan Anda karena selama aktivitas ini berlangsung Anda akan ditemani oleh guide yang akan menjamin keamanan Anda selama di bawah laut.
Setelah mengenakan 'helm ajaib', Anda pun siap melakukan Wisata bawah laut. Di kedalaman sejauh lima meter. Anda akan diajak bertamasya menikmati keindahan fauna yang tersimpan di dasar laut. Wisata air yang akan memakan waktu selama 30 menit ini akan memberi Anda kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan berbagai jenis ikan dan terumbu karang.
Pantai Sanur yang memiliki banyak koleksi ikan hias dan terumbu karang yang cantik, akan memberikan Anda sebuah pengalaman wisata yang tak terlupakan. Selama berkeliling, Anda bisa menemukan beragam ikan hias, seperti ikan Sayang-Sayang, atau yang oleh penduduk setempat sering disebut sebagai ikan Hani-Hani, ikan Madah, Napoleon, dan yang paling menarik adalah ikan buntek atau blowfish, yaitu ikan berkulit duri yang seketika dapat "menggendut" saat merasa terancam.
Adventure To The Wild
Bali tidak hanya melulu tentang pantai dan lautan. Pulau cantik ini juga kaya akan pegunungan dan daerah pedalaman yang indah. Untuk dapat menikmatinya, Anda bisa datang ke SOBEK The Adventure Specialist. Sebagai adventure tour company pertama di Bali, SOBEK memiliki beragam program petualangan menarik yang dapat Anda ikuti.
White Water Rafting
Mengawali kiprahnya dengan kegiatan White Water Rafting (MR), SOBEK kini telah dikenal sebagai operator WWR terpopuler di Bali dan Indonesia. Terdapat dua program WWR yang sekarang dijalankan SOBEK. Masing-masing mengambil lokasi di Sungai Ayung, Ubud dan Sungai Telaga Waja, Karangasem. Kedua lokasi ini berbeda dalam hal tingkat kesulitan. Sungai Ayung yang masuk dalam kategori kelas 2 dan 3 memiliki jeram yang lebih tenang dan lebih banyak diwarnai dengan pemandangan alam pedalaman Bali yang indah. Program ini sangat cocok untuk Anda ikuti bersama keluarga.
Namun, jika Anda lebih menyenangi petualangan, Sungai Telaga Waja yang masuk dalam kategori kelas 3 ke atas, patut Anda coba. Jeram-jeram liarnya yang lebih menantang dijamin akan memberi Anda pengalaman petualangan yang amat berkesan!
Cycling
Kegiatan lain yang juga tidak kalah populernya di SOBEK adalah tur sepeda. Salah satu yang menjadi favorit adalah perjalanan menuruni pegunungan Batur di daerah Kintamani. Melalui medan menurun sejauh 25 kilometer, Anda dapat menikmati pemandangan alam memukau, seperti pemandangan Gunung Batur, hutan bambu, Pura tradisional Bali, Subak (sistem irigasi di Bali), dan perkampungan tradisional Bali.
Buat Anda yang mencari tantangan lebih, rute Batukaru di kawasan Tabanan adalah pilihan yang tepat. Kondisi jalan yang bervariasi dengan permukaan sulit, akan menjadi tantangan tersendiri selama peijalanan Anda.
Are You Brave Enough?
Selain beragam water activities dan permainan petualangan, Bali menyajikan jenis aktivitas lain which will seriously challenge your gut!
Bali Slingshot
Ingin merasakan "diluncurkan" ke atas hingga ketinggian 52 meter di atas permukaan tanah? Di sini tempatnya! Berlokasi di Jalan Kartika Plaza, Kuta, Anda bisa menemukan sebuah wahana unik berupa rangka berbentuk bola yang disambungkan dengan tali elastis di kedua ujungnya pada sebuah tiang yang tinggi. Berbentuk seperti ketapel, tidak heran pennainan ini kemudian lebih dikenal dengan nama Slingshot.
Dalam waktu kurang lebih tiga detik, jantung Anda serasa berhenti berdetak karena tiba-tiba saja rangka bola yang Anda duduki, sudah "melesat" ke atas langit! Setelahnya, rangka bola akan melakukan gerakan naik-turun sebagai akibat gaya gravitasi dan tali elastis yang menahannya. Selama melakukan gerakan ini, rangka bola juga akan berputar sebanyak 360 derajat ke segala arah selama beberapa kali sebelum akhirnya kembali ke posisi stabil. Fiuh!
Rasa kaget luar biasa akan menyerang Anda saat pertama kali tersentak ke udara. Kecepatan lontaran yang begitu kencang pun akan membuat Anda otomatis memegang erat sabuk pengaman yang menempel di badan. Adrenalin rush yang luar biasa kembali terasa saat rangka bola meluncur ke bawah, seolah Anda sedang "terjun bebas"!
Bungy Jumping
If yon think Slingshot's crazy enough, try this! AJ Hackett Bungy adalah tempat yang pas untuk melakukan aktivitas super extreme ini. Sejak berdiri tahun 1988, AJ Hackett Bungy telah berhasil mempertahankan tingkat fatality-nya pada level nol!
AJ Hackett Bungy selalu mengutamakan aspek keselamatan dan berpatokan pada standar procedural yang tinggi. Sebelum mengendarai lift menuju lokasi peloncatan, setiap calon peserta diminta mengisi waiver dan menimbang berat badan. Informasi mengenai berat badan ini, akan digunakan oleh jump master untuk menentukan jenis bungy chord (lilitan karet tebal berdiameter kurang lebih 5cm) yang akan digunakan. Bungy chord ini tersedia dalam tiga jenis untuk range berat badan yang berbeda-beda.
Tiba di lokasi peloncatan (45 meter di atas permukaan tanah), Anda tak punya pilihan lain selain....loncat! Disini Anda bebas memilih gaya lompatan yang Anda mau. Bisa berdua bersama teman (tandem), menyentuh air (water touch), atau backward, yaitu melompat dengan posisi tubuh menghadap ke belakang.
Satu hal penting yang perlu Anda ingat saat berada di puncak tower adalah jangan pemah melihat ke bawah! Dan untuk Anda ketahui, saat-saat menegangkan dan menakutkan hanya akan Anda alami sesaat sebelum Anda akan jatuh. Anda yang sudah cukup nekat untuk naik hingga ke puncak tower, kemungkinan besar akan mulai "ciut" saat akan melakukan loncatan bebas. Tapi, jangan biarkan rasa takut ini menguasai Anda!
Sensasi free killing yang begitu menegangkan di detik-detik pertama, seketika berganti dengan perasaan puas saat Anda semakin dekat dengan daratan. Percayalah, Anda tidak akan menyesali pengalaman ini. Then again, you only live once. Why wasted on doing everything that is safe? Hehe...
Sumber: Majalah Tamasya
Add as favourites (1) | Quote this article on your site | Views: 47 | Cetak | E-mail
Be first to comment this article
RSS comments
Beri Komentar
* Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
* Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
* Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
Komentar:
Kode:* Code
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
Liburan Natal &Tahun Baru
Enjoy Liburan Natal dan Tahun Baru Cetak E-mail
Suasana Natal membawa kesan tersendiri. Dingin hujan di bulan Desember dan berdekatan dengan pergantian tahun membuat atmosfir liburan begitu terasa. Berbagai tempat wisata dan penginapan membuat berbagai paket liburan Natal dan tahun baru. Begitu juga berbagai daerah, terutama yang menjadi daerah tujuan wisata, terutama yang mayoritas penduduknya merayakan hari raya Natal. Berbagai ritual dan acara menarik yang menjadi ciri khas daerah tersebut menjadi daya tarik tersendiri.
Biar liburan Natal dan tahun baru tahun ini lebih menarik dan berkesan, tak ada salahnya mencoba beberapa tips berikut ini:
* Tentukan tujuan Anda, ingin berwisata mewah, mengunjungi kota- kota dengan budaya yang unik menjelang Natal dan Tahun baru? Atau ingin liburan bergaya backpaker yang lebih sedikit berhemat namun menawarkan suasana perjalanan yang berbeda.
* Rencanakanlah dengan matang perjalanan wisata Anda jauh-jauh hari. Biasanya para operator travel dan berbagai resort atau hotel sudah menjual paket-paket andalannya satu atau dua bulan sebelumnya. Anda tinggal memilih dan memesan paket tersebut.
* Sesuaikan kondisi lokasi dan bentuk liburan Anda dengan peserta yang lain. Jika Anda bersama keluarga dan anak-anak tentunya tentunya kegiatan liburan disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak, misalnya dengan menyisipkan unsur pendidikan. Jika mengajak orang tua tentu tempat wisata, kegiatan dan waktu perjalanan juga disesuaikan dengan kondisi orang tua.
* Sesuaikan dengan anggaran Anda. Jangan sampai Anda niatnya bersenang, justru kena masalah. Anda harus mengatur anggaran Anda saat berlibur. Jangan sampai kehabisan simpanan uang dengan belanja yang tidak penting.
* Jika Anda umat Kristiani, Anda dapat berkunjung ke daerah-daerah yang berpenduduk mayoritas Kristiani dan menyaksikan acara adat atau ritual keagamaan mereka. Bisa juga ke daerah-daerah yang mempunyai obyek wisata rohani atau tempat-tempat ziarah dan mengikuti perayaan natal bersama disana. Jika mengajak orang tua tentu tempat wisata, kegiatan dan waktu perjalanan juga disesuaikan dengan kondisi orang tua.
* Sesuaikan dengan anggaran Anda. Jangan sampai Anda niatnya bersenang, justru kena masalah. Anda harus mengatur anggaran Anda saat berlibur. Jangan sampai kehabisan simpanan uang dengan belanja yang tidak penting.
* Jika Anda umat Kristiani, Anda dapat berkunjung ke daerah-daerah yang berpenduduk mayoritas Kristiani dan menyaksikan acara adat atau ritual keagamaan mereka. Bisa juga ke daerah-daerah yang mempunyai obyek wisata rohani atau tempat-tempat ziarah dan mengikuti perayaan natal bersama disana.
Sumber: Majalah Travel Club
Add as favourites (1) | Quote this article on your site | Views: 26 | Cetak | E-mail
Komentar (1)
RSS comments
1. Ditulis oleh Laksmi, pd 28-12-2007 09:50
Tahun baruan enaknya kemana yah... duit bonus udah abis euy... :grin
Beri Komentar
* Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
* Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
* Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Komentar:
Kode:* Code
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved
Suasana Natal membawa kesan tersendiri. Dingin hujan di bulan Desember dan berdekatan dengan pergantian tahun membuat atmosfir liburan begitu terasa. Berbagai tempat wisata dan penginapan membuat berbagai paket liburan Natal dan tahun baru. Begitu juga berbagai daerah, terutama yang menjadi daerah tujuan wisata, terutama yang mayoritas penduduknya merayakan hari raya Natal. Berbagai ritual dan acara menarik yang menjadi ciri khas daerah tersebut menjadi daya tarik tersendiri.
Biar liburan Natal dan tahun baru tahun ini lebih menarik dan berkesan, tak ada salahnya mencoba beberapa tips berikut ini:
* Tentukan tujuan Anda, ingin berwisata mewah, mengunjungi kota- kota dengan budaya yang unik menjelang Natal dan Tahun baru? Atau ingin liburan bergaya backpaker yang lebih sedikit berhemat namun menawarkan suasana perjalanan yang berbeda.
* Rencanakanlah dengan matang perjalanan wisata Anda jauh-jauh hari. Biasanya para operator travel dan berbagai resort atau hotel sudah menjual paket-paket andalannya satu atau dua bulan sebelumnya. Anda tinggal memilih dan memesan paket tersebut.
* Sesuaikan kondisi lokasi dan bentuk liburan Anda dengan peserta yang lain. Jika Anda bersama keluarga dan anak-anak tentunya tentunya kegiatan liburan disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak, misalnya dengan menyisipkan unsur pendidikan. Jika mengajak orang tua tentu tempat wisata, kegiatan dan waktu perjalanan juga disesuaikan dengan kondisi orang tua.
* Sesuaikan dengan anggaran Anda. Jangan sampai Anda niatnya bersenang, justru kena masalah. Anda harus mengatur anggaran Anda saat berlibur. Jangan sampai kehabisan simpanan uang dengan belanja yang tidak penting.
* Jika Anda umat Kristiani, Anda dapat berkunjung ke daerah-daerah yang berpenduduk mayoritas Kristiani dan menyaksikan acara adat atau ritual keagamaan mereka. Bisa juga ke daerah-daerah yang mempunyai obyek wisata rohani atau tempat-tempat ziarah dan mengikuti perayaan natal bersama disana. Jika mengajak orang tua tentu tempat wisata, kegiatan dan waktu perjalanan juga disesuaikan dengan kondisi orang tua.
* Sesuaikan dengan anggaran Anda. Jangan sampai Anda niatnya bersenang, justru kena masalah. Anda harus mengatur anggaran Anda saat berlibur. Jangan sampai kehabisan simpanan uang dengan belanja yang tidak penting.
* Jika Anda umat Kristiani, Anda dapat berkunjung ke daerah-daerah yang berpenduduk mayoritas Kristiani dan menyaksikan acara adat atau ritual keagamaan mereka. Bisa juga ke daerah-daerah yang mempunyai obyek wisata rohani atau tempat-tempat ziarah dan mengikuti perayaan natal bersama disana.
Sumber: Majalah Travel Club
Add as favourites (1) | Quote this article on your site | Views: 26 | Cetak | E-mail
Komentar (1)
RSS comments
1. Ditulis oleh Laksmi, pd 28-12-2007 09:50
Tahun baruan enaknya kemana yah... duit bonus udah abis euy... :grin
Beri Komentar
* Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
* Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
* Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
Komentar:
Kode:* Code
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved
WISATA DENGAN LKAPAL PESIAR
Kenyamanan Tinggal di Hotel Terapung Cetak E-mail
Wisata dengan kapal pesiar? Pertanyaan ini mungkin mengejutkan. Selama ini umumnya kita hanya mengenal bertamasya "tradisional". Jalan darat atau naik pesawat terbang, kalau lokasi tujuan memang sangat jauh dan atau di luar negeri. Naik kapal wisata, macam apa itu? Yang lebih penting, apa kelebihannya?
"Banyak sekali. Kita tak usah bolak-balik mencari hotel, bongkar muat kopor pakaian, serta direpotkan kalau setiap kali masuk keluar suatu negara harus bisa menunjukkan paspor. Pokoknya, naik kapal pesiar itu tamasya gaya baru. Praktis! Dan yang lebih penting, tidak ada waktu terbuang. Sebab dalam tidur pun, kita semua diantar menjelajah ke mana-mana, mirip perjalanan Ibnu Battuta atau Cheng Ho," kata Tetra Irawan, perwakilan Star Cruises Jakarta, menjelaskan kelebihannya.
Beragam paket wisata bisa dinikmati dengan naik kapal pesiar. Menjelajah Karibia, Kutub Utara, Korea-Jepang-Hong Kong-Vietnam, menyusuri daratan Eropa, Laut Tengah, pantai barat India atau rute paling dekat, Singapura-Kuala Lumpur-Langkawi-Phuket.
Kerepotan utama kita, meski Indonesia disebut Kepulauan terbesar di dunia, justru tidak masuk rute pelayaran kapal pesiar.
Oleh karena itu, agen perjalanan selalu menawarkan paket menyeluruh. Artinya, calon penumpang diterbangkan lebih dulu ke pelabuhan pemberangkatan. Setelah pelayaran selesai, diantar kembali sampai Bandana Soekarno-Hatta, Cengkareng.
Pakai Smart Card
Untuk pelayaran wisata menjelajah Karibia misalnya, pelabuhan pemberangkatannya Fort Lauderdale, di negara bagian Florida, AS. Calon penumpang bakal menemui kesulitan kalau harus merencanakan sendiri penerbangan Jakarta-Fort Lauderdale.
Begitu juga dengan pelayaran menjelajah Eropa, di mana beragam objek wisata ada di darat dan yang harus ditempuh dengan kereta api, berikut menginap di lokasi tujuan pada sejumlah negara.
Untuk mengatasi kendala tersebut, semua penumpang begitu sampai di kapal akan langsung memperoleh smart card yang canggih plus multifungsi. Kartu seukuran kartu nama tersebut telah dilengkapi chip khusus, sehingga langsung berfungsi jadi kartu kredit untuk menikmati semua fasilitas di atas kapal dan sebagai paspor, setiap kali penumpang turun di pelabuhan atau masuk ke negara asing.
Ironisnya, sejak kecil kita telah dilatih menyanyikan bait lagu populer, nenek moyangku seorang pelaut. Bahkan, kita mengaku keturunan bahari. Di sisi lain, pertanyaan para calon penumpang kapal selalu sama, bagaimana standar keselamatan kapal pesiar?
"Jangan khawatir, Star Cruises operator kapal yang meraih sertifikat ISM (International Safety Management) sesuai arahan IMC (International Maritime Organization). Armada kami dilengkapi peralatan navigasi modern dan alat keselamatan terbaik,” ujar Nahkoda SuperStar Libra, ketika saya diajak meninjau ruang kemudi.
Dari ruang tersebut tampak pelayaran dikendalikan serta dipantau radar yang juga mampu mendeteksi segala macam benda, termasuk perahu-perahu nelayan, sampai beberapa mil di depan kapal. Dari ruang itu pula, semua sudut kapal bisa diamati nahkoda.
“Bencana tenggelamnya Titanic, kapal nabrak puncak gunung es, untuk kapal-kapal masa kini praktis sudah tidak akan mungkin lagi terjadi,” katanya.
Latihan Penyelamatan
Selain standar keamanan tinggi, sebelum pelayaran dimulai, semua penumpang wajib mengikuti latihan penyelamatan. Mereka harus memakai life jacket yang tersedia di setiap kamar, kemudian ditunjukkan tempat berkumpul di setiap dek, berikut perahu penyelamat yang harus dipakai. Perahu tersebut telah dilengkapi semua keperluan hidup selama seminggu.
Bagaimana kalau lebih dari itu masih belum ditemukan tim penyelamat? Stef Herden menjelaskan."Ini kapal abad XXI, sepanjang waktu keberadaan kapal dipantau radar plus satelit. Begitu keadaan darurat terjadi, dalam waktu singkat bantuan pasti sampai"
Musibah pemah menimpa kapal Holland American Lines di perairan Alaska, dekat Kutub Utara. Semua penumpangnya kebetulan wisatawan lanjut usia.
Kapal akhirnya tenggelam. Hanya dalam waktu singkat, seluruh penumpang dan awak kapal bisa diselamatkan. Tidak ada korban jiwa terjadi, berkat tersedianya dukungan komunikasi canggih, lengkapnya prosedur pengamanan, dan cepatnya bantuan datang.
Dengan kapal pesiar, perjalanan wisata memang lebih mengesankan. Star Cruises mengoperasikan 22 kapal wisata dengan predikat Best Cruise Operator in Asia Pacific. Meski bukan yang terbesar, ukuran kapal Libra yang saya naiki menyusuri pantai barat India panjangnya 216 meter dengan lebar 29 meter.
Kapal Libra punya 740 kamar untuk mengangkut 1.480 penumpang. Memiliki lima restoran, kate 24 jam, sembilan kolam renang, lapangan basket, driving range, jogging track, ruang fitness, ruang pertemuan, ruang pertunjukan, toko serba ada. Semua fasilitas tersebut dikelola 600 anak buah kapal dari beragam bangsa, termasuk para pelaut Indonesia.
Wisata dengan kapal pesiar adalah one stop shopping. Sekali membayar tiket, penumpang bisa menikmati semua fasilitas yang tersedia. Makan, minum, istirahat, berolahraga, dan nonton beragam pertunjukan, semuanya gratis. Tentu saja, untuk berbelanja atau menikmati pelayanan tambahan, semisal ke salon kecantikan, penumpang wajib membayar tambahan. Begitu pula jika melakukan kunjungan ke objek-objek wisata di darat dan membeli suvenir.
Tetra Irawan menambahkan,”Pokoknya, wisata naik kapal pesiar bagaikan tinggal di hotel terapung dengan beragam fasilitas. Selama berlayar kita tetap bisa menikmati aneka macam fasilitas hotel dan hotel itu pula juga yang akan mengantar kita, langsung sampai di dekat segala macam objek-objek wisata setempat.”
Nah, kapan lagi bisa berwisata senyaman ini?
Sumber: Senior
Add as favourites (1) | Quote this article on your site | Views: 94 | Cetak | E-mail
Be first to comment this article
RSS comments
Beri Komentar
* Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
* Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
* Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Komentar:
Kode:* Code
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved
< Sebelumnya Berikutnya >
Wisata dengan kapal pesiar? Pertanyaan ini mungkin mengejutkan. Selama ini umumnya kita hanya mengenal bertamasya "tradisional". Jalan darat atau naik pesawat terbang, kalau lokasi tujuan memang sangat jauh dan atau di luar negeri. Naik kapal wisata, macam apa itu? Yang lebih penting, apa kelebihannya?
"Banyak sekali. Kita tak usah bolak-balik mencari hotel, bongkar muat kopor pakaian, serta direpotkan kalau setiap kali masuk keluar suatu negara harus bisa menunjukkan paspor. Pokoknya, naik kapal pesiar itu tamasya gaya baru. Praktis! Dan yang lebih penting, tidak ada waktu terbuang. Sebab dalam tidur pun, kita semua diantar menjelajah ke mana-mana, mirip perjalanan Ibnu Battuta atau Cheng Ho," kata Tetra Irawan, perwakilan Star Cruises Jakarta, menjelaskan kelebihannya.
Beragam paket wisata bisa dinikmati dengan naik kapal pesiar. Menjelajah Karibia, Kutub Utara, Korea-Jepang-Hong Kong-Vietnam, menyusuri daratan Eropa, Laut Tengah, pantai barat India atau rute paling dekat, Singapura-Kuala Lumpur-Langkawi-Phuket.
Kerepotan utama kita, meski Indonesia disebut Kepulauan terbesar di dunia, justru tidak masuk rute pelayaran kapal pesiar.
Oleh karena itu, agen perjalanan selalu menawarkan paket menyeluruh. Artinya, calon penumpang diterbangkan lebih dulu ke pelabuhan pemberangkatan. Setelah pelayaran selesai, diantar kembali sampai Bandana Soekarno-Hatta, Cengkareng.
Pakai Smart Card
Untuk pelayaran wisata menjelajah Karibia misalnya, pelabuhan pemberangkatannya Fort Lauderdale, di negara bagian Florida, AS. Calon penumpang bakal menemui kesulitan kalau harus merencanakan sendiri penerbangan Jakarta-Fort Lauderdale.
Begitu juga dengan pelayaran menjelajah Eropa, di mana beragam objek wisata ada di darat dan yang harus ditempuh dengan kereta api, berikut menginap di lokasi tujuan pada sejumlah negara.
Untuk mengatasi kendala tersebut, semua penumpang begitu sampai di kapal akan langsung memperoleh smart card yang canggih plus multifungsi. Kartu seukuran kartu nama tersebut telah dilengkapi chip khusus, sehingga langsung berfungsi jadi kartu kredit untuk menikmati semua fasilitas di atas kapal dan sebagai paspor, setiap kali penumpang turun di pelabuhan atau masuk ke negara asing.
Ironisnya, sejak kecil kita telah dilatih menyanyikan bait lagu populer, nenek moyangku seorang pelaut. Bahkan, kita mengaku keturunan bahari. Di sisi lain, pertanyaan para calon penumpang kapal selalu sama, bagaimana standar keselamatan kapal pesiar?
"Jangan khawatir, Star Cruises operator kapal yang meraih sertifikat ISM (International Safety Management) sesuai arahan IMC (International Maritime Organization). Armada kami dilengkapi peralatan navigasi modern dan alat keselamatan terbaik,” ujar Nahkoda SuperStar Libra, ketika saya diajak meninjau ruang kemudi.
Dari ruang tersebut tampak pelayaran dikendalikan serta dipantau radar yang juga mampu mendeteksi segala macam benda, termasuk perahu-perahu nelayan, sampai beberapa mil di depan kapal. Dari ruang itu pula, semua sudut kapal bisa diamati nahkoda.
“Bencana tenggelamnya Titanic, kapal nabrak puncak gunung es, untuk kapal-kapal masa kini praktis sudah tidak akan mungkin lagi terjadi,” katanya.
Latihan Penyelamatan
Selain standar keamanan tinggi, sebelum pelayaran dimulai, semua penumpang wajib mengikuti latihan penyelamatan. Mereka harus memakai life jacket yang tersedia di setiap kamar, kemudian ditunjukkan tempat berkumpul di setiap dek, berikut perahu penyelamat yang harus dipakai. Perahu tersebut telah dilengkapi semua keperluan hidup selama seminggu.
Bagaimana kalau lebih dari itu masih belum ditemukan tim penyelamat? Stef Herden menjelaskan."Ini kapal abad XXI, sepanjang waktu keberadaan kapal dipantau radar plus satelit. Begitu keadaan darurat terjadi, dalam waktu singkat bantuan pasti sampai"
Musibah pemah menimpa kapal Holland American Lines di perairan Alaska, dekat Kutub Utara. Semua penumpangnya kebetulan wisatawan lanjut usia.
Kapal akhirnya tenggelam. Hanya dalam waktu singkat, seluruh penumpang dan awak kapal bisa diselamatkan. Tidak ada korban jiwa terjadi, berkat tersedianya dukungan komunikasi canggih, lengkapnya prosedur pengamanan, dan cepatnya bantuan datang.
Dengan kapal pesiar, perjalanan wisata memang lebih mengesankan. Star Cruises mengoperasikan 22 kapal wisata dengan predikat Best Cruise Operator in Asia Pacific. Meski bukan yang terbesar, ukuran kapal Libra yang saya naiki menyusuri pantai barat India panjangnya 216 meter dengan lebar 29 meter.
Kapal Libra punya 740 kamar untuk mengangkut 1.480 penumpang. Memiliki lima restoran, kate 24 jam, sembilan kolam renang, lapangan basket, driving range, jogging track, ruang fitness, ruang pertemuan, ruang pertunjukan, toko serba ada. Semua fasilitas tersebut dikelola 600 anak buah kapal dari beragam bangsa, termasuk para pelaut Indonesia.
Wisata dengan kapal pesiar adalah one stop shopping. Sekali membayar tiket, penumpang bisa menikmati semua fasilitas yang tersedia. Makan, minum, istirahat, berolahraga, dan nonton beragam pertunjukan, semuanya gratis. Tentu saja, untuk berbelanja atau menikmati pelayanan tambahan, semisal ke salon kecantikan, penumpang wajib membayar tambahan. Begitu pula jika melakukan kunjungan ke objek-objek wisata di darat dan membeli suvenir.
Tetra Irawan menambahkan,”Pokoknya, wisata naik kapal pesiar bagaikan tinggal di hotel terapung dengan beragam fasilitas. Selama berlayar kita tetap bisa menikmati aneka macam fasilitas hotel dan hotel itu pula juga yang akan mengantar kita, langsung sampai di dekat segala macam objek-objek wisata setempat.”
Nah, kapan lagi bisa berwisata senyaman ini?
Sumber: Senior
Add as favourites (1) | Quote this article on your site | Views: 94 | Cetak | E-mail
Be first to comment this article
RSS comments
Beri Komentar
* Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
* Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
* Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
Komentar:
Kode:* Code
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved
< Sebelumnya Berikutnya >
Liburan.Info
Kota Suku Indian Guatemala Cetak E-mail
Kata piramida identik dengan Negeri Mesir yang memiliki beberapa bangunan megah yang dijadikan untuk menyimpan mayat para Raja Mesir zaman dahulu. Tapi piramida yang ada di Guatemala, Amerika Tengah, berbeda. Bangunan ini tempat tinggal dan pemujaan sebagian Suku Indian.
Berwisata ke Amerika Tengah cukup mengasyikkan. Pilihannya yang bisa dicoba adalah Guatemala. Selain wisata keliling ibu kota negara ini Guatemala City, kita dapat mengunjungi beberapa obyek wisata menarik: piramida. Bangunan ini menjadi tempat tinggal dan pemujaan sebagian suku Indian.
Jika kebetulan anda mengunjungi tempat ini pada hari minggu, di sebuah alun-alun yang cukup luas, dan sisi kanan kiri menjulang bangunan kuno yang antik, serta gereja tua yang indah. Pemandu menjelaskan, pada hari minggu ada semacam ”pasar kaget”, di mana banyak orang dari pedalaman pergi ke kota untuk menjajakan barang dagangannya, yang berupa hasil bumi atau kerajinan, di samping mereka pergi ke gereja.
Kios-kios kaki lima ramai berdiri. Warung-warung makan dipadati pengunjung. Penjaja kerajinan seperti kain-kain khas Indian berjajar. Tukang obat ramai menawarkan obatnya dengan suara speaker yang nyaring dan diselingi sulapan ringan. Anak-anak penyemir sepatu, menawarkan jasanya ke setiap pengunjung. Dan tak ketinggalan juru potret amatiran menawarkan jasanya untuk mengambil gambar pengunjung dengan menggunakan kamera instan yang langsung jadi.
Dengan profesional, pemandu menjelaskan keberangkatan menuju taman nasional. Ada beberapa peraturan yang boleh dan tidak boleh, selama berada dalam taman. Dan pemandu berhenti membelakangi sebuah pohon. Mulai ceritera tentang pohon Ceiba, yang menjadi ”pohon nasional”-nya Negeri Guatemala. Ceritera panjang lebar tentang sejarah pohon itu, kegunaan dan sangat bermanfaat bagi Suku Indian.
Kompleks bangunan Candi atau piramida ini memang tidak mengelompok, tapi membuat semacam lapisan. Lapisan pertama untuk penjagaan, tempat tinggal hulubalang kepala suku, tempat tinggal kepala suku, tempat untuk bermusyawarah dan tempat untuk pemujaan dewa. Diperkirakan ada lebih 3.000 bangunan, termasuk beberapa ”candi” yang tinggi menjulang di atas kanopi hutan yang megah. Kompleks bangunan ini diperkirakan dibangun 1.500 tahun yang lalu dan ditempati lebih dari 100.000 Suku Indian Maya.
Ada sebuah tempat lapang yang sangat luas, yang menjadi pusat dari kompleks candi ini. Di ujung barat menjulang candi yang cukup tinggi. Di bagian bawah ada batu-batu tempat musyawarah kepala suku beserta istri dan penasihatnya. Sisi yang berhadapan terdapat bangunan yang menjulang tinggi tempat peribadatan, serta sisi kanan dari bangunan utama beberapa bangunan untuk rakyat yang menanti pertemuan atau upacara.
Seperti halnya bangunan peninggalan sejarah, candi dan piramida juga dimakan usia. Penggalian-penggalian yang dilakukan oleh ahli purbakala, dilakukan sejak awal abad ke-19, saat mereka memulai eksplorasi ke Amerika Tengah. Penggalian bukit-bukit kecil yang ditumbuhi pepohonan yang di bawahnya merupakan bangunan candi dan piramida dilakukan. Sedikit demi sedikit, bangunan demi bangunan di renovasi. Hingga saat ini hasil dapat dilihat dan dinikmati wisatawan baik dalam atau luar negeri.
Beberapa bangunan utama, hingga saat ini masih direnovasi, karena candi yang berbentuk piramida ini mengalami pengikisan oleh air hujan. Berbeda dengan Candi Borobudur atau Prambanan atau candi lain di Jawa yang terbuat dari batu hitam dan keras. Candi-candi orang Indian ini terbuat dari batu kapur atau cadas yang tidak sekokoh candi di Indonesia. Namun ada banyak bangunan yang sudah hancur dan ditumbuhi pohon yang menjulang tinggi yang belum tertangani.
Untuk mencapai pucak bangunan yang tertinggi yang sudah dapat didaki, memerlukan tenaga ekstra, karena harus menaiki anak tangga. Ada juga tangga buatan dari kayu untuk bisa sampai ke puncak tertinggi dari bangunan lain. Setelah sampai di puncak, barulah bisa melihat semua hutan dan kompleks bangunan lain di dalam hutan ini.
Pengelolaan yang terpadu peninggalan arkeologi ini yang berada dalam kawasan hutan, membuat Taman Nasional Tikal menjadikan kawasan dan telah dideklarasikan sebagai Peninggalan Kebudayaan dan Kehidupan Alam untuk umat manusia modern saat ini. Untuk itu kawasan ini oleh Unesco ditetapkan sebagai World Heritage Site. Areal kawasan ini meliputi Taman Nasional Tikal seluas 57.600 Ha, Hutan alam San Miguel 49.500 ha dan Cagar Biosfeer Maya seluas satu juta hektare. Semua cagar ini menempati lebih kurang 10 % dari total luas Negeri Guatemala.
Selain wisata budaya yang disuguhkan di Taman Nasional Tikal, kawasan ini juga menyuguhkan wisata minat khusus. Berbagai satwa mudah dijumpai seperti, howler monkey dan spider monkey. Berbagai jenis burung yang berwarna warni mudah ditemukan sepanjang jalan menuju candi dan piramida. Seperti burung betet atau macaw, parkit, taucan dan berbagai jenis burung lainnya yang diperkirtakan ada sekitar 333 jenis. Selain itu beberapa jenis kadal atau sebangsa iguana juga banyak dijumpai, dan menjadikan daya tarik bagi wisatawan minat khusus, selain menikmati megahnya peninggalan Suku Indian Maya juga melihat kekayaan alam yang terjaga.
Add as favourites (5) | Quote this article on your site | Views: 152 | Cetak | E-mail
Be first to comment this article
RSS comments
Beri Komentar
* Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
* Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
* Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Komentar:
Kode:* Code
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved
Berikutnya >
[ Kembali ]
Advertisement
Kata piramida identik dengan Negeri Mesir yang memiliki beberapa bangunan megah yang dijadikan untuk menyimpan mayat para Raja Mesir zaman dahulu. Tapi piramida yang ada di Guatemala, Amerika Tengah, berbeda. Bangunan ini tempat tinggal dan pemujaan sebagian Suku Indian.
Berwisata ke Amerika Tengah cukup mengasyikkan. Pilihannya yang bisa dicoba adalah Guatemala. Selain wisata keliling ibu kota negara ini Guatemala City, kita dapat mengunjungi beberapa obyek wisata menarik: piramida. Bangunan ini menjadi tempat tinggal dan pemujaan sebagian suku Indian.
Jika kebetulan anda mengunjungi tempat ini pada hari minggu, di sebuah alun-alun yang cukup luas, dan sisi kanan kiri menjulang bangunan kuno yang antik, serta gereja tua yang indah. Pemandu menjelaskan, pada hari minggu ada semacam ”pasar kaget”, di mana banyak orang dari pedalaman pergi ke kota untuk menjajakan barang dagangannya, yang berupa hasil bumi atau kerajinan, di samping mereka pergi ke gereja.
Kios-kios kaki lima ramai berdiri. Warung-warung makan dipadati pengunjung. Penjaja kerajinan seperti kain-kain khas Indian berjajar. Tukang obat ramai menawarkan obatnya dengan suara speaker yang nyaring dan diselingi sulapan ringan. Anak-anak penyemir sepatu, menawarkan jasanya ke setiap pengunjung. Dan tak ketinggalan juru potret amatiran menawarkan jasanya untuk mengambil gambar pengunjung dengan menggunakan kamera instan yang langsung jadi.
Dengan profesional, pemandu menjelaskan keberangkatan menuju taman nasional. Ada beberapa peraturan yang boleh dan tidak boleh, selama berada dalam taman. Dan pemandu berhenti membelakangi sebuah pohon. Mulai ceritera tentang pohon Ceiba, yang menjadi ”pohon nasional”-nya Negeri Guatemala. Ceritera panjang lebar tentang sejarah pohon itu, kegunaan dan sangat bermanfaat bagi Suku Indian.
Kompleks bangunan Candi atau piramida ini memang tidak mengelompok, tapi membuat semacam lapisan. Lapisan pertama untuk penjagaan, tempat tinggal hulubalang kepala suku, tempat tinggal kepala suku, tempat untuk bermusyawarah dan tempat untuk pemujaan dewa. Diperkirakan ada lebih 3.000 bangunan, termasuk beberapa ”candi” yang tinggi menjulang di atas kanopi hutan yang megah. Kompleks bangunan ini diperkirakan dibangun 1.500 tahun yang lalu dan ditempati lebih dari 100.000 Suku Indian Maya.
Ada sebuah tempat lapang yang sangat luas, yang menjadi pusat dari kompleks candi ini. Di ujung barat menjulang candi yang cukup tinggi. Di bagian bawah ada batu-batu tempat musyawarah kepala suku beserta istri dan penasihatnya. Sisi yang berhadapan terdapat bangunan yang menjulang tinggi tempat peribadatan, serta sisi kanan dari bangunan utama beberapa bangunan untuk rakyat yang menanti pertemuan atau upacara.
Seperti halnya bangunan peninggalan sejarah, candi dan piramida juga dimakan usia. Penggalian-penggalian yang dilakukan oleh ahli purbakala, dilakukan sejak awal abad ke-19, saat mereka memulai eksplorasi ke Amerika Tengah. Penggalian bukit-bukit kecil yang ditumbuhi pepohonan yang di bawahnya merupakan bangunan candi dan piramida dilakukan. Sedikit demi sedikit, bangunan demi bangunan di renovasi. Hingga saat ini hasil dapat dilihat dan dinikmati wisatawan baik dalam atau luar negeri.
Beberapa bangunan utama, hingga saat ini masih direnovasi, karena candi yang berbentuk piramida ini mengalami pengikisan oleh air hujan. Berbeda dengan Candi Borobudur atau Prambanan atau candi lain di Jawa yang terbuat dari batu hitam dan keras. Candi-candi orang Indian ini terbuat dari batu kapur atau cadas yang tidak sekokoh candi di Indonesia. Namun ada banyak bangunan yang sudah hancur dan ditumbuhi pohon yang menjulang tinggi yang belum tertangani.
Untuk mencapai pucak bangunan yang tertinggi yang sudah dapat didaki, memerlukan tenaga ekstra, karena harus menaiki anak tangga. Ada juga tangga buatan dari kayu untuk bisa sampai ke puncak tertinggi dari bangunan lain. Setelah sampai di puncak, barulah bisa melihat semua hutan dan kompleks bangunan lain di dalam hutan ini.
Pengelolaan yang terpadu peninggalan arkeologi ini yang berada dalam kawasan hutan, membuat Taman Nasional Tikal menjadikan kawasan dan telah dideklarasikan sebagai Peninggalan Kebudayaan dan Kehidupan Alam untuk umat manusia modern saat ini. Untuk itu kawasan ini oleh Unesco ditetapkan sebagai World Heritage Site. Areal kawasan ini meliputi Taman Nasional Tikal seluas 57.600 Ha, Hutan alam San Miguel 49.500 ha dan Cagar Biosfeer Maya seluas satu juta hektare. Semua cagar ini menempati lebih kurang 10 % dari total luas Negeri Guatemala.
Selain wisata budaya yang disuguhkan di Taman Nasional Tikal, kawasan ini juga menyuguhkan wisata minat khusus. Berbagai satwa mudah dijumpai seperti, howler monkey dan spider monkey. Berbagai jenis burung yang berwarna warni mudah ditemukan sepanjang jalan menuju candi dan piramida. Seperti burung betet atau macaw, parkit, taucan dan berbagai jenis burung lainnya yang diperkirtakan ada sekitar 333 jenis. Selain itu beberapa jenis kadal atau sebangsa iguana juga banyak dijumpai, dan menjadikan daya tarik bagi wisatawan minat khusus, selain menikmati megahnya peninggalan Suku Indian Maya juga melihat kekayaan alam yang terjaga.
Add as favourites (5) | Quote this article on your site | Views: 152 | Cetak | E-mail
Be first to comment this article
RSS comments
Beri Komentar
* Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
* Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
* Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
Komentar:
Kode:* Code
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved
Berikutnya >
[ Kembali ]
Advertisement
Batu Tretes Tour
Batu– Tretes Tours 3 Days / 2 Nights
76 clicks Reservation Printable Version
Menuju ke Wisata Air Terjun Cuban Rondo serta Taman Rekreasi Keluarga Selecta. Setelah itu berangkat menuju ke daerah pegunungan kota Tretes untuk menginap di Hotel Tretes Raya
Day 01: SURABAYA – BATU (MORNING FLIGHT)
Tiba di SUB di jemput. Lalu berangkat menuju daerah pegunungan Kota Batu untuk mengunjungi Kusuma Agro Wisata untuk melihat perkebunan Apel & Jeruk. Check in di Hotel Kusuma Agro Wisata , setelah itu acara bebas.
Day 02: BATU – TRETES (B)
Pagi hari setelah makan pagi di hotel menunjungi ke Wisata Air Terjun Cuban Rondo serta Taman Rekreasi Keluarga Selecta. Setelah itu berangkat menuju ke daerah pegunungan kota Tretes untuk menginap di Hotel Tretes Raya. Malam hari acara bebas.
Day 03: TRETES - SUB – TRANSFER OUT (B) (AFTERNOON FLIGHT)
Makan Pagi di Hotel, acara bebas sampai tiba waktunya untuk di antar menuju Bandara Juanda Surabaya untuk pulang kembali ke tujuan asal.
HOTEL
Kusuma Agro ****
Tretes Raya Hotel
*
Harga termasuk : Hotel Twin Share 2N, Transport, 2x Makan Pagi, Tour Guide, tickets masuk, parkir + toll fee.
* Harga tidak termasuk : Makan siang / makan malam.
© 2006 PT. Redja Wisata Travelindo
76 clicks Reservation Printable Version
Menuju ke Wisata Air Terjun Cuban Rondo serta Taman Rekreasi Keluarga Selecta. Setelah itu berangkat menuju ke daerah pegunungan kota Tretes untuk menginap di Hotel Tretes Raya
Day 01: SURABAYA – BATU (MORNING FLIGHT)
Tiba di SUB di jemput. Lalu berangkat menuju daerah pegunungan Kota Batu untuk mengunjungi Kusuma Agro Wisata untuk melihat perkebunan Apel & Jeruk. Check in di Hotel Kusuma Agro Wisata , setelah itu acara bebas.
Day 02: BATU – TRETES (B)
Pagi hari setelah makan pagi di hotel menunjungi ke Wisata Air Terjun Cuban Rondo serta Taman Rekreasi Keluarga Selecta. Setelah itu berangkat menuju ke daerah pegunungan kota Tretes untuk menginap di Hotel Tretes Raya. Malam hari acara bebas.
Day 03: TRETES - SUB – TRANSFER OUT (B) (AFTERNOON FLIGHT)
Makan Pagi di Hotel, acara bebas sampai tiba waktunya untuk di antar menuju Bandara Juanda Surabaya untuk pulang kembali ke tujuan asal.
HOTEL
Kusuma Agro ****
Tretes Raya Hotel
*
Harga termasuk : Hotel Twin Share 2N, Transport, 2x Makan Pagi, Tour Guide, tickets masuk, parkir + toll fee.
* Harga tidak termasuk : Makan siang / makan malam.
© 2006 PT. Redja Wisata Travelindo
Spirintia
Pernyataan “Tretes” Logo Acrobat Download versi PDF
Dinyatakan oleh Peserta Pertemuan Nasional Orang dengan HIV/AIDS IV – 2004
Dalam Pernyataan “Cikopo”, yang berupa suatu hasil dari Pertemuan Nasional Odha (PNO) III pada Februari 2003, para peserta pertemuan tersebut mencatat bahwa terlalu banyak peserta PNO II (September 2001) telah meninggal dunia, termasuk pejuang utama kita, Suzana Murni. Mereka sepakat dan berjanji tidak akan membiarkan kehilangan orang lagi seperti sebelum PNO IV ini.
Apakah kita memenuhi janji itu? Sayangnya, 3 dari 50 peserta PNO III tidak ada lagi di antara kita. Walaupun angka ini sedikit lebih baik dibanding dengan sebelumnya, kami mengaku bahwa perjuangan kami belum mencapai tujuan yang diharapkan.
Kami berjanji akan memperkuat upaya kami agar angka kematian dapat terus ditekan termasuk bekerja keras untuk mengurangi jumlah orang yang terinfeksi HIV di Indonesia. Khususnya, kami:
* Mendukung semua program penanggulangan HIV/AIDS baik oleh pemerintah maupun oleh masyarakat sesuai dengan kemampuan kami;
* Akan berusaha untuk tidak menularkan virus kepada setiap orang (terutama pasangan kami);
* Bersedia belajar mengenai HIV dan pengobatannya agar kami dapat terlibat penuh dalam kesehatan kami sendiri, dan untuk memberi informasi dan konseling pada Odha lain; dan
* Ingin dilibatkan dalam proses tes sukarela disertai konseling (VCT), dan akan berusaha agar orang yang dekat dengan kami siap melakukan tes HIV.
Kami juga mengharapkan ada upaya yang jauh lebih kuat oleh pemerintah baik pusat maupun daerah, khususnya seperti dicatat di bawah ini:
* Semua upaya penanggulangan HIV/AIDS harus melibatkan Odha, sesuai asas Greater Involvement of People with AIDS atau GIPA. Terutama penting adalah keterlibatan Odha dalam Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi dan Kabupaten/Kota.
* Kami mendesak agar 10.000 orang bisa mendapatkan obat antiretroviral (ARV) pada 2005 berdasarkan prakarsa “3 pada 5” WHO.
o Program tersebut harus melibatkan Odha secara penuh dalam proses menyeleksi penerima terapi.
o ARV harus didistribusi secara merata ke setiap provinsi, dan daerah pedesaan, bukan hanya perkotaan.
o Untuk bertemu 10.000 Odha tersebut, harus ada upaya yang jauh lebih besar untuk meningkatkan ketersediaan sarana VCT di seluruh Indonesia.
o Harus ada upaya lagi untuk menekan harga ARV termasuk kebijakan pemerintah untuk membebaskan pajak obat atau bahan bakunya.
o Kami mendesak agar ditingkatkan program pelatihan untuk dokter dan perawat tentang terapi ARV (ART), dan juga dibentuk jaringan komunikasi yang melibatkan petugas layanan kesehatan untuk menyebarkan informasi baru yang penting untuk menangani pasiennya.
o Harus ada informasi yang tepat guna dan aman mengenai pengobatan. Peranan pendidik pengobatan sebaya sangat penting untuk menyakinkan bahwa terapi dilakukan seperti seharusnya dan kepatuhan diutamakan. Harus ada upaya untuk mengupakan dan melatih pendidik tersebut.
* Harus ada upaya yang jauh lebih tegas agar orang AIDS yang tidak mendapatkan ART diberikan obat pencegahan dan pengobatan untuk infeksi oportunistik.
* Kami mendesak agar program surveilans dihentikan bila tidak dapat dilakukan sesuai dengan peraturan, dan disertai oleh sarana VCT yang disediakan secara gratis untuk semua anggota kelompok sasaran yang disurvei.
* Harus ada upaya yang jauh lebih kuat untuk menegakkan tindakan kewaspadaan universal di semua sarana kesehatan, terutama oleh dokter gigi.
* Pengetahuan masyarakat mengenai HIV/AIDS harus ditingkatkan, dengan penguatan program penyebaran informasi dasar, termasuk tentang pengobatan, dalam bentuk yang dapat dipahami dan diterima, termasuk dalam bahasa daerah bila diperlukan.
* Kami mendesak agar layanan kesehatan yang terpadu dapat terjangkau oleh pengguna narkoba suntikan (IDU), meliputi semua unsur pengurangan dampak buruk (harm reduction) termasuk pertukaran jarum suntik, terapi substitusi dan penyediaan/penggunaan kondom.
* Kami menyambut baik perjanjian pada Komitmen Sentani untuk “mengupayakan pengurangan stigma dan diskriminasi terhadap Odha”. Namun kami mendesak agar ini bukan sekadar kata-kata tetapi benar-benar dinyatakan. Kami akan menilai komitmen ini sebagian melalui upaya pemerintah agar tidak lagi ada rumah sakit yang menyatakan dirinya “belum siap” menerima pasien dengan AIDS, sebuah alasan yang sebetulnya sangat tidak layak.
Kami berjanji bahwa kami akan memakai Pernyataan Tretes ini sebagai alat advokasi pada tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota, dalam hubungan dengan semua pihak yang terkait dengan penanggulangan HIV/AIDS, baik pemerintah, swasta, maupun organisasi komunitas termasuk agama.
Pertemuan Nasional Odha IV dihadiri 61 orang dari 30 kota di 19 provinsi. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Kongres Nasional Odha dan Jaringan Odha se-Indonesia, silakan menghubungi sekretariat: Yayasan Spiritia, E-mail: info@spiritia.or.id
Edit terakhir: 3 Juli 2006
Dinyatakan oleh Peserta Pertemuan Nasional Orang dengan HIV/AIDS IV – 2004
Dalam Pernyataan “Cikopo”, yang berupa suatu hasil dari Pertemuan Nasional Odha (PNO) III pada Februari 2003, para peserta pertemuan tersebut mencatat bahwa terlalu banyak peserta PNO II (September 2001) telah meninggal dunia, termasuk pejuang utama kita, Suzana Murni. Mereka sepakat dan berjanji tidak akan membiarkan kehilangan orang lagi seperti sebelum PNO IV ini.
Apakah kita memenuhi janji itu? Sayangnya, 3 dari 50 peserta PNO III tidak ada lagi di antara kita. Walaupun angka ini sedikit lebih baik dibanding dengan sebelumnya, kami mengaku bahwa perjuangan kami belum mencapai tujuan yang diharapkan.
Kami berjanji akan memperkuat upaya kami agar angka kematian dapat terus ditekan termasuk bekerja keras untuk mengurangi jumlah orang yang terinfeksi HIV di Indonesia. Khususnya, kami:
* Mendukung semua program penanggulangan HIV/AIDS baik oleh pemerintah maupun oleh masyarakat sesuai dengan kemampuan kami;
* Akan berusaha untuk tidak menularkan virus kepada setiap orang (terutama pasangan kami);
* Bersedia belajar mengenai HIV dan pengobatannya agar kami dapat terlibat penuh dalam kesehatan kami sendiri, dan untuk memberi informasi dan konseling pada Odha lain; dan
* Ingin dilibatkan dalam proses tes sukarela disertai konseling (VCT), dan akan berusaha agar orang yang dekat dengan kami siap melakukan tes HIV.
Kami juga mengharapkan ada upaya yang jauh lebih kuat oleh pemerintah baik pusat maupun daerah, khususnya seperti dicatat di bawah ini:
* Semua upaya penanggulangan HIV/AIDS harus melibatkan Odha, sesuai asas Greater Involvement of People with AIDS atau GIPA. Terutama penting adalah keterlibatan Odha dalam Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi dan Kabupaten/Kota.
* Kami mendesak agar 10.000 orang bisa mendapatkan obat antiretroviral (ARV) pada 2005 berdasarkan prakarsa “3 pada 5” WHO.
o Program tersebut harus melibatkan Odha secara penuh dalam proses menyeleksi penerima terapi.
o ARV harus didistribusi secara merata ke setiap provinsi, dan daerah pedesaan, bukan hanya perkotaan.
o Untuk bertemu 10.000 Odha tersebut, harus ada upaya yang jauh lebih besar untuk meningkatkan ketersediaan sarana VCT di seluruh Indonesia.
o Harus ada upaya lagi untuk menekan harga ARV termasuk kebijakan pemerintah untuk membebaskan pajak obat atau bahan bakunya.
o Kami mendesak agar ditingkatkan program pelatihan untuk dokter dan perawat tentang terapi ARV (ART), dan juga dibentuk jaringan komunikasi yang melibatkan petugas layanan kesehatan untuk menyebarkan informasi baru yang penting untuk menangani pasiennya.
o Harus ada informasi yang tepat guna dan aman mengenai pengobatan. Peranan pendidik pengobatan sebaya sangat penting untuk menyakinkan bahwa terapi dilakukan seperti seharusnya dan kepatuhan diutamakan. Harus ada upaya untuk mengupakan dan melatih pendidik tersebut.
* Harus ada upaya yang jauh lebih tegas agar orang AIDS yang tidak mendapatkan ART diberikan obat pencegahan dan pengobatan untuk infeksi oportunistik.
* Kami mendesak agar program surveilans dihentikan bila tidak dapat dilakukan sesuai dengan peraturan, dan disertai oleh sarana VCT yang disediakan secara gratis untuk semua anggota kelompok sasaran yang disurvei.
* Harus ada upaya yang jauh lebih kuat untuk menegakkan tindakan kewaspadaan universal di semua sarana kesehatan, terutama oleh dokter gigi.
* Pengetahuan masyarakat mengenai HIV/AIDS harus ditingkatkan, dengan penguatan program penyebaran informasi dasar, termasuk tentang pengobatan, dalam bentuk yang dapat dipahami dan diterima, termasuk dalam bahasa daerah bila diperlukan.
* Kami mendesak agar layanan kesehatan yang terpadu dapat terjangkau oleh pengguna narkoba suntikan (IDU), meliputi semua unsur pengurangan dampak buruk (harm reduction) termasuk pertukaran jarum suntik, terapi substitusi dan penyediaan/penggunaan kondom.
* Kami menyambut baik perjanjian pada Komitmen Sentani untuk “mengupayakan pengurangan stigma dan diskriminasi terhadap Odha”. Namun kami mendesak agar ini bukan sekadar kata-kata tetapi benar-benar dinyatakan. Kami akan menilai komitmen ini sebagian melalui upaya pemerintah agar tidak lagi ada rumah sakit yang menyatakan dirinya “belum siap” menerima pasien dengan AIDS, sebuah alasan yang sebetulnya sangat tidak layak.
Kami berjanji bahwa kami akan memakai Pernyataan Tretes ini sebagai alat advokasi pada tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota, dalam hubungan dengan semua pihak yang terkait dengan penanggulangan HIV/AIDS, baik pemerintah, swasta, maupun organisasi komunitas termasuk agama.
Pertemuan Nasional Odha IV dihadiri 61 orang dari 30 kota di 19 provinsi. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Kongres Nasional Odha dan Jaringan Odha se-Indonesia, silakan menghubungi sekretariat: Yayasan Spiritia, E-mail: info@spiritia.or.id
Edit terakhir: 3 Juli 2006
Magic Club
hari gini gak tau Joker Magic Club??
Kalo emang enggak tau, Joker Magic Club adalah tempat berkumpulnya orang-orang yang GILA SULAP!
Meskipun pada gila ama yang namanya sulap, tapi enggak semua anggota Joker Magic Club berprofesi sebagai pesulap profesional...
Ada yang sekedar hobby main sulap ama temen-temennya, ada yang senengnya mengarang dan nemuin trik baru, juga ada yang senengnya cuma mengoleksi permainan sulap tapi enggak demen mentas..
Umurnya??? Mulai Anak Baru Gede sampe Angkatan Babeh Gue...
Yang penting semuanya pada gila sulap aja!
Terus apa dong bedanya Joker Magic Club dengan klub-klub sulap yang lainnya??
Yang membedakan Joker Magic Club dengan klub-klub lain di seluruh bumi adalah adanya unsur kekeluargaan, persaudaraan dan kebersamaan yang kental manis..
Sehingga semua anggota bisa saling bantu membantu dan bahu membahu demi mencapai penguasaan dan pengetahuan permainan sulap secara lebih mendalam.
Sip kan??
Tapi meskipun begitu, Joker Magic Club bukan sekolah sulap loh..
Di Joker Magic Club, komunikasi bersifat aktif dan berlaku dua arah...
Para anggota dapat berbagi dan bertukar pikiran secara terbuka satu ama yang lain, dan enggak terpatok atau terfokus pada satu orang guru aja...
Sehingga ujung-ujungnya ketrampilan dan pengetahuan para anggota dapat ditingkatkan secara terus menerus dan bersama-sama.. gicuuu...
Poin yang enggak kalah pentingnya yaitu bahwa Joker Magic Club bukan merupakan klub yang berorientasi pada keuntungan yang bersifat materi ..
Semua pendanaan dan penggunaan dananya adalah dari, oleh dan untuk para anggota!!
Bagi penggila seni sulap yang tertarik, pengen kenal, pengen gabungan, atau pengen make pesulap Joker Magic Club, silahkan hubungi Pak Lurah Pojok Joker atau cabang Joker yang terdekat..
Joker Magic Club sudah ada di Jakarta dan di Surabaya kok...
Sampai jum!
Kalo emang enggak tau, Joker Magic Club adalah tempat berkumpulnya orang-orang yang GILA SULAP!
Meskipun pada gila ama yang namanya sulap, tapi enggak semua anggota Joker Magic Club berprofesi sebagai pesulap profesional...
Ada yang sekedar hobby main sulap ama temen-temennya, ada yang senengnya mengarang dan nemuin trik baru, juga ada yang senengnya cuma mengoleksi permainan sulap tapi enggak demen mentas..
Umurnya??? Mulai Anak Baru Gede sampe Angkatan Babeh Gue...
Yang penting semuanya pada gila sulap aja!
Terus apa dong bedanya Joker Magic Club dengan klub-klub sulap yang lainnya??
Yang membedakan Joker Magic Club dengan klub-klub lain di seluruh bumi adalah adanya unsur kekeluargaan, persaudaraan dan kebersamaan yang kental manis..
Sehingga semua anggota bisa saling bantu membantu dan bahu membahu demi mencapai penguasaan dan pengetahuan permainan sulap secara lebih mendalam.
Sip kan??
Tapi meskipun begitu, Joker Magic Club bukan sekolah sulap loh..
Di Joker Magic Club, komunikasi bersifat aktif dan berlaku dua arah...
Para anggota dapat berbagi dan bertukar pikiran secara terbuka satu ama yang lain, dan enggak terpatok atau terfokus pada satu orang guru aja...
Sehingga ujung-ujungnya ketrampilan dan pengetahuan para anggota dapat ditingkatkan secara terus menerus dan bersama-sama.. gicuuu...
Poin yang enggak kalah pentingnya yaitu bahwa Joker Magic Club bukan merupakan klub yang berorientasi pada keuntungan yang bersifat materi ..
Semua pendanaan dan penggunaan dananya adalah dari, oleh dan untuk para anggota!!
Bagi penggila seni sulap yang tertarik, pengen kenal, pengen gabungan, atau pengen make pesulap Joker Magic Club, silahkan hubungi Pak Lurah Pojok Joker atau cabang Joker yang terdekat..
Joker Magic Club sudah ada di Jakarta dan di Surabaya kok...
Sampai jum!
GUNUNG ARJUNO
GUNUNG ARJUNO (3339 mdpl)
Gunung ini terletak di propinsi Jawa Timur, bertype Strato dengan ketinggian 3.339 m dpl. Biasanya gunung ini dicapai dari dua titik pendakian yang cukup dikenal yaitu dari TRETES dan BATU. Gunung Arjuno bersebelahan dengan Gunung Welirang. Puncak gunung Arjuno terletak pada satu punggungan yang sama dengan puncak gunung Welirang. Selain dari dua tempat diatas Guung Arjuno dapat didaki dari berbagai arah yang lain. Gunung yang terletak di sebelah barat Batu Malang - Jawa Timur ini juga
merupakan salah satu tujuan pendakian. Disamping tingginya yang telah mencapai lebih dari 3000 meter, di gunung ini terdapat beberapa objek wisata. Salah satunya adalah
objek wisata air terjun "Kakek Bodo" yang juga merupakan salah satu jalur pendakian menuju puncak Gunung Arjuna. Meskipun selain objek wisata air terjun Kakek Bodo terdapat pula air terjun lain, tetapi para wisatawan jarang yang mendatangi air terjun lainnya, mungkin karena letak dan sarana wisatanya kurang mendukung.
Gunung Arjuna dapat didaki dan berhagai arah; arah Utara (Tretes) melalui Gunung Welirang, dan arah Timur (Lawang) dan dari arah Barat (Batu-Selecta).
RUTE TRANSPORTASI
RUTE ANGKUTAN DARI SURABAYA:
Angkutan mulai dari Surabaya (terminal Bungurasih/Purbaya)
Naik bis jurusan Malang dari bungurasih (turun di Pandaan).
Naik angkutan lokal dari terminal Pandaan turun di Tretes (turun hotel Tanjung).
Ijin pendakian pada posko (jalan kurang lebih 30 M dari hotel tanjung) Untuk Arjuna.
RUTE PENDAKIAN DARI TRETES:
Tretes merupakan tempat Wisata dan Hutan Wisata serta terdapat air terjun yang indah yaitu Air terjun Kakek Bodo. Di Tretes banyak tersedia hotel maupun Losmen, hawanya sejuk dan merupakan tempat peristirahatan yang nyaman. Dan Pos PHPA Tretes kita dapat langsung rnendaki Gunung Welirang dan juga Gunung Arjuna. Setelah berjalan antara 4 - 5 jam ke arah barat daya dari Tretes kita dapat berhenti dan bermalam di pondok tempat orang mencari bijih belerang, disini terdapat air yang cukup melimpah untuk memasak atau mandi, Hampir setiap hari sekitar 20 -- 30 orang buruh mencari dan membawa batu belerang ke Tretes. Ke esokan paginya pendakian dapat dilanjutkan ke puncak Welirang atau berbelok kita langsung kearah Gunung Arjuna. Perjalanan dari pondok sampai ke puncak Gunung Welirang, akan melewati hutan Cemara yang jalannya berbatu. Setelah berjalan 3 jam kita akan sampai di puncak Gunung Welirang. Di bawah puncak Welirang ada sebuah kawah yang menyemburkan gas belerang. Perjalanan dari Tretes sampai ke puncak Welirang memakan waktu 7 - 8 jam. Bila kita akan melanjutkan penjalanan menuju Gunung Arjuna maka setelah sesampai di puncak Gunung Welirang kita berjalan turun ± 10 menit tepatnya ke arah selatan. Hutan yang dilalui adalah hutan cemara dengan melewati sebuah jurang dan pinggiran Gunung Kembar I dan Gunug Kembar II. Setelah berjalan 6 - 7 jam kita akan sampai di puncak Arjuna. Tetapi sebelumnya kita akan melewati tempat yang dinaniakan “Pasar Dieng”, ketinggiannya hampir sama dengan puncak Gunung Arjuna dan terdapat batu yang sebagian tersusun rapi seperti pagar dan tanahnya rata agak luas. Dari sini untuk ke Puncak G. Arjuna hanya memakan waktu ± 10 menit. Untuk mencapai Gunung Arjuna dan Gunung Welirang dibutuhkan waktu 5 sampai 6 jam. Puncak Gunung Arjuna anginnya sangat kencang dan suhunya antara 5-10 derajat celcius. Disini kita dapat menikmati suatu Panorama yang sangat indah terutama bila malam hari, kita dapat melihat ke bawah, kota-kota seperti Surabaya, Malang, Batu, Pasuruan. serta laut utara dengan kerlipan lampu- lampu kapal. Puncak G. Arjuna disebut juga dengan Puncak ‘Ogal-Agil’ atau ‘Puncak Ringgit. Disekitar puncak bisa mendirikan tenda untuk bermalam. Rute turun dapat ke kota Lawang atau ke arah timur dengan melewati Hutan Cernara, Hutan tropis dan perdu. setelah itu kita akan melewati Perkebunan Teh Wonosari bagian utara. Turun ke arah Lawang lebih dekat dan menyingkat waktu daripada kembali ke arah Gunung Welirang/Tretes. Perjalanan turun ke arah Lawang kurang lebih 6 jam.
RUTE PENDAKIAN DARI LAWANG:
Mendaki Gunug Arjuno dari kota Lawang merupakan awal pendakian yang praktis karena kota Lawang mudah sekali kita tempuh baik dan arah Surabaya maupun Malang, selain itu Puncak Gunung Arjuno dapat langsung kita tuju dan arah ini. Bila kita menginginkan mendaki dari kota Lawang, dari arah Surabaya kita naik bus jurusan Malang dan turun di Lawang (kira-kira 76 Km) dan bila dari Malang, dari Terminal Arjosari kita naik bus menuju Lawang dengan jarak 18 Km. Dan Lawang kita naik kendaraan umum (angkutan desa) menuju desa Wonorejo sejauh 13 km. Pendakian ke puncak dimulai dari desa ini menuju ke Perkebunan Teh desa Wonosari sejauh 3 km. Di sini kita melapor pada petugas PHPA dan juga meminta ijin pendakian, persediaan air kita persiapkan juga di desa terakhir ini. Dari desa Wonosari terus berjalan dan melewati kebun teh Wonosari serta terus naik selama 3 - 4 jam perjalanan kita akan sampai di “Oro - Oro Ombo” yang merupakan tempat berkemah. Dari ”Oro-oro Ombo” menuju ke puncak dibutuhkan waktu 6-7 jam perjalanan dengan melewati hutan lebat yang disebut hutan “LaliJiwo” untuk menuju puncak terakhir ini. Setelah kita melewati Hutan Lali Jiwo kita akan melalui padang rumput yang jalannva menanjak (curam) sekali. Mendekati puncak, kita akan berjalan melewati batu-batu yang sangat banyak dan menjumpai tanaman yang sangat indah setelah itu kita akan mencapai puncak Gunung Arjuna. Rute pendakian lainnya yaitu dari kota Batu lewat Selecta yang terletak di sebelah Barat Gunung Welirang. Kota Batu merupakan tempat wisata yang memiliki sumber air hangat dari kaki Gunung Welirang dan keadaannva tidak berbeda jauh dengan Tretes. Dari arah Kediri atau Malang untuk menuju Batu kita dapat naik bus/Colt, selanjutnya perjalanan dari Batu menuju Selecta menggunakan Colt (angkutan pedesaan). Selecta salah satu tempat wisata yang ada di kota Batu dengan ketinggian 1.200 m dari permukaan laut. Setelah tiba di Selecta kita dapat bermalam haik di Hotel maupun Losmen. Besok paginya dengan colt, kita menuju desa Kebonsari. Di desa ini kita harus menyiapkan air secukupnya untuk perjalanan ke puncak dan kembalinya. Kita memulai pendakian dengan melewati ladang sayur-sayuran dan jalan setapak menuju ke arah timur laut dan terus naik melewati hutan tropika, dalam perjalanan ini samar-samar akan terlihat puncak Arjuna. Mendaki selama 5 - 6 jam akan mengantarkan kita pada punggungan gunung yang menghubungkan Puncak Gunung Welirang dan Gunung Arjuno, tepatnya sebelah tenggara Gunung Kembar I. Kita masih harus menempuh perjalanan 1 - 2 jam lagi untuk menujupuncak Gunung Welirang ke arah kiri atau Gunung Arjuno ke arah kanan selama 4 - 5 jam.
back
copyright januari 2003 @ blanc station - 573 4081 - 0812 9323 591
Gunung ini terletak di propinsi Jawa Timur, bertype Strato dengan ketinggian 3.339 m dpl. Biasanya gunung ini dicapai dari dua titik pendakian yang cukup dikenal yaitu dari TRETES dan BATU. Gunung Arjuno bersebelahan dengan Gunung Welirang. Puncak gunung Arjuno terletak pada satu punggungan yang sama dengan puncak gunung Welirang. Selain dari dua tempat diatas Guung Arjuno dapat didaki dari berbagai arah yang lain. Gunung yang terletak di sebelah barat Batu Malang - Jawa Timur ini juga
merupakan salah satu tujuan pendakian. Disamping tingginya yang telah mencapai lebih dari 3000 meter, di gunung ini terdapat beberapa objek wisata. Salah satunya adalah
objek wisata air terjun "Kakek Bodo" yang juga merupakan salah satu jalur pendakian menuju puncak Gunung Arjuna. Meskipun selain objek wisata air terjun Kakek Bodo terdapat pula air terjun lain, tetapi para wisatawan jarang yang mendatangi air terjun lainnya, mungkin karena letak dan sarana wisatanya kurang mendukung.
Gunung Arjuna dapat didaki dan berhagai arah; arah Utara (Tretes) melalui Gunung Welirang, dan arah Timur (Lawang) dan dari arah Barat (Batu-Selecta).
RUTE TRANSPORTASI
RUTE ANGKUTAN DARI SURABAYA:
Angkutan mulai dari Surabaya (terminal Bungurasih/Purbaya)
Naik bis jurusan Malang dari bungurasih (turun di Pandaan).
Naik angkutan lokal dari terminal Pandaan turun di Tretes (turun hotel Tanjung).
Ijin pendakian pada posko (jalan kurang lebih 30 M dari hotel tanjung) Untuk Arjuna.
RUTE PENDAKIAN DARI TRETES:
Tretes merupakan tempat Wisata dan Hutan Wisata serta terdapat air terjun yang indah yaitu Air terjun Kakek Bodo. Di Tretes banyak tersedia hotel maupun Losmen, hawanya sejuk dan merupakan tempat peristirahatan yang nyaman. Dan Pos PHPA Tretes kita dapat langsung rnendaki Gunung Welirang dan juga Gunung Arjuna. Setelah berjalan antara 4 - 5 jam ke arah barat daya dari Tretes kita dapat berhenti dan bermalam di pondok tempat orang mencari bijih belerang, disini terdapat air yang cukup melimpah untuk memasak atau mandi, Hampir setiap hari sekitar 20 -- 30 orang buruh mencari dan membawa batu belerang ke Tretes. Ke esokan paginya pendakian dapat dilanjutkan ke puncak Welirang atau berbelok kita langsung kearah Gunung Arjuna. Perjalanan dari pondok sampai ke puncak Gunung Welirang, akan melewati hutan Cemara yang jalannya berbatu. Setelah berjalan 3 jam kita akan sampai di puncak Gunung Welirang. Di bawah puncak Welirang ada sebuah kawah yang menyemburkan gas belerang. Perjalanan dari Tretes sampai ke puncak Welirang memakan waktu 7 - 8 jam. Bila kita akan melanjutkan penjalanan menuju Gunung Arjuna maka setelah sesampai di puncak Gunung Welirang kita berjalan turun ± 10 menit tepatnya ke arah selatan. Hutan yang dilalui adalah hutan cemara dengan melewati sebuah jurang dan pinggiran Gunung Kembar I dan Gunug Kembar II. Setelah berjalan 6 - 7 jam kita akan sampai di puncak Arjuna. Tetapi sebelumnya kita akan melewati tempat yang dinaniakan “Pasar Dieng”, ketinggiannya hampir sama dengan puncak Gunung Arjuna dan terdapat batu yang sebagian tersusun rapi seperti pagar dan tanahnya rata agak luas. Dari sini untuk ke Puncak G. Arjuna hanya memakan waktu ± 10 menit. Untuk mencapai Gunung Arjuna dan Gunung Welirang dibutuhkan waktu 5 sampai 6 jam. Puncak Gunung Arjuna anginnya sangat kencang dan suhunya antara 5-10 derajat celcius. Disini kita dapat menikmati suatu Panorama yang sangat indah terutama bila malam hari, kita dapat melihat ke bawah, kota-kota seperti Surabaya, Malang, Batu, Pasuruan. serta laut utara dengan kerlipan lampu- lampu kapal. Puncak G. Arjuna disebut juga dengan Puncak ‘Ogal-Agil’ atau ‘Puncak Ringgit. Disekitar puncak bisa mendirikan tenda untuk bermalam. Rute turun dapat ke kota Lawang atau ke arah timur dengan melewati Hutan Cernara, Hutan tropis dan perdu. setelah itu kita akan melewati Perkebunan Teh Wonosari bagian utara. Turun ke arah Lawang lebih dekat dan menyingkat waktu daripada kembali ke arah Gunung Welirang/Tretes. Perjalanan turun ke arah Lawang kurang lebih 6 jam.
RUTE PENDAKIAN DARI LAWANG:
Mendaki Gunug Arjuno dari kota Lawang merupakan awal pendakian yang praktis karena kota Lawang mudah sekali kita tempuh baik dan arah Surabaya maupun Malang, selain itu Puncak Gunung Arjuno dapat langsung kita tuju dan arah ini. Bila kita menginginkan mendaki dari kota Lawang, dari arah Surabaya kita naik bus jurusan Malang dan turun di Lawang (kira-kira 76 Km) dan bila dari Malang, dari Terminal Arjosari kita naik bus menuju Lawang dengan jarak 18 Km. Dan Lawang kita naik kendaraan umum (angkutan desa) menuju desa Wonorejo sejauh 13 km. Pendakian ke puncak dimulai dari desa ini menuju ke Perkebunan Teh desa Wonosari sejauh 3 km. Di sini kita melapor pada petugas PHPA dan juga meminta ijin pendakian, persediaan air kita persiapkan juga di desa terakhir ini. Dari desa Wonosari terus berjalan dan melewati kebun teh Wonosari serta terus naik selama 3 - 4 jam perjalanan kita akan sampai di “Oro - Oro Ombo” yang merupakan tempat berkemah. Dari ”Oro-oro Ombo” menuju ke puncak dibutuhkan waktu 6-7 jam perjalanan dengan melewati hutan lebat yang disebut hutan “LaliJiwo” untuk menuju puncak terakhir ini. Setelah kita melewati Hutan Lali Jiwo kita akan melalui padang rumput yang jalannva menanjak (curam) sekali. Mendekati puncak, kita akan berjalan melewati batu-batu yang sangat banyak dan menjumpai tanaman yang sangat indah setelah itu kita akan mencapai puncak Gunung Arjuna. Rute pendakian lainnya yaitu dari kota Batu lewat Selecta yang terletak di sebelah Barat Gunung Welirang. Kota Batu merupakan tempat wisata yang memiliki sumber air hangat dari kaki Gunung Welirang dan keadaannva tidak berbeda jauh dengan Tretes. Dari arah Kediri atau Malang untuk menuju Batu kita dapat naik bus/Colt, selanjutnya perjalanan dari Batu menuju Selecta menggunakan Colt (angkutan pedesaan). Selecta salah satu tempat wisata yang ada di kota Batu dengan ketinggian 1.200 m dari permukaan laut. Setelah tiba di Selecta kita dapat bermalam haik di Hotel maupun Losmen. Besok paginya dengan colt, kita menuju desa Kebonsari. Di desa ini kita harus menyiapkan air secukupnya untuk perjalanan ke puncak dan kembalinya. Kita memulai pendakian dengan melewati ladang sayur-sayuran dan jalan setapak menuju ke arah timur laut dan terus naik melewati hutan tropika, dalam perjalanan ini samar-samar akan terlihat puncak Arjuna. Mendaki selama 5 - 6 jam akan mengantarkan kita pada punggungan gunung yang menghubungkan Puncak Gunung Welirang dan Gunung Arjuno, tepatnya sebelah tenggara Gunung Kembar I. Kita masih harus menempuh perjalanan 1 - 2 jam lagi untuk menujupuncak Gunung Welirang ke arah kiri atau Gunung Arjuno ke arah kanan selama 4 - 5 jam.
back
copyright januari 2003 @ blanc station - 573 4081 - 0812 9323 591
GUNUNG ARJUNO
GUNUNG ARJUNO (3339 mdpl)
Gunung ini terletak di propinsi Jawa Timur, bertype Strato dengan ketinggian 3.339 m dpl. Biasanya gunung ini dicapai dari dua titik pendakian yang cukup dikenal yaitu dari TRETES dan BATU. Gunung Arjuno bersebelahan dengan Gunung Welirang. Puncak gunung Arjuno terletak pada satu punggungan yang sama dengan puncak gunung Welirang. Selain dari dua tempat diatas Guung Arjuno dapat didaki dari berbagai arah yang lain. Gunung yang terletak di sebelah barat Batu Malang - Jawa Timur ini juga
merupakan salah satu tujuan pendakian. Disamping tingginya yang telah mencapai lebih dari 3000 meter, di gunung ini terdapat beberapa objek wisata. Salah satunya adalah
objek wisata air terjun "Kakek Bodo" yang juga merupakan salah satu jalur pendakian menuju puncak Gunung Arjuna. Meskipun selain objek wisata air terjun Kakek Bodo terdapat pula air terjun lain, tetapi para wisatawan jarang yang mendatangi air terjun lainnya, mungkin karena letak dan sarana wisatanya kurang mendukung.
Gunung Arjuna dapat didaki dan berhagai arah; arah Utara (Tretes) melalui Gunung Welirang, dan arah Timur (Lawang) dan dari arah Barat (Batu-Selecta).
RUTE TRANSPORTASI
RUTE ANGKUTAN DARI SURABAYA:
Angkutan mulai dari Surabaya (terminal Bungurasih/Purbaya)
Naik bis jurusan Malang dari bungurasih (turun di Pandaan).
Naik angkutan lokal dari terminal Pandaan turun di Tretes (turun hotel Tanjung).
Ijin pendakian pada posko (jalan kurang lebih 30 M dari hotel tanjung) Untuk Arjuna.
RUTE PENDAKIAN DARI TRETES:
Tretes merupakan tempat Wisata dan Hutan Wisata serta terdapat air terjun yang indah yaitu Air terjun Kakek Bodo. Di Tretes banyak tersedia hotel maupun Losmen, hawanya sejuk dan merupakan tempat peristirahatan yang nyaman. Dan Pos PHPA Tretes kita dapat langsung rnendaki Gunung Welirang dan juga Gunung Arjuna. Setelah berjalan antara 4 - 5 jam ke arah barat daya dari Tretes kita dapat berhenti dan bermalam di pondok tempat orang mencari bijih belerang, disini terdapat air yang cukup melimpah untuk memasak atau mandi, Hampir setiap hari sekitar 20 -- 30 orang buruh mencari dan membawa batu belerang ke Tretes. Ke esokan paginya pendakian dapat dilanjutkan ke puncak Welirang atau berbelok kita langsung kearah Gunung Arjuna. Perjalanan dari pondok sampai ke puncak Gunung Welirang, akan melewati hutan Cemara yang jalannya berbatu. Setelah berjalan 3 jam kita akan sampai di puncak Gunung Welirang. Di bawah puncak Welirang ada sebuah kawah yang menyemburkan gas belerang. Perjalanan dari Tretes sampai ke puncak Welirang memakan waktu 7 - 8 jam. Bila kita akan melanjutkan penjalanan menuju Gunung Arjuna maka setelah sesampai di puncak Gunung Welirang kita berjalan turun ± 10 menit tepatnya ke arah selatan. Hutan yang dilalui adalah hutan cemara dengan melewati sebuah jurang dan pinggiran Gunung Kembar I dan Gunug Kembar II. Setelah berjalan 6 - 7 jam kita akan sampai di puncak Arjuna. Tetapi sebelumnya kita akan melewati tempat yang dinaniakan “Pasar Dieng”, ketinggiannya hampir sama dengan puncak Gunung Arjuna dan terdapat batu yang sebagian tersusun rapi seperti pagar dan tanahnya rata agak luas. Dari sini untuk ke Puncak G. Arjuna hanya memakan waktu ± 10 menit. Untuk mencapai Gunung Arjuna dan Gunung Welirang dibutuhkan waktu 5 sampai 6 jam. Puncak Gunung Arjuna anginnya sangat kencang dan suhunya antara 5-10 derajat celcius. Disini kita dapat menikmati suatu Panorama yang sangat indah terutama bila malam hari, kita dapat melihat ke bawah, kota-kota seperti Surabaya, Malang, Batu, Pasuruan. serta laut utara dengan kerlipan lampu- lampu kapal. Puncak G. Arjuna disebut juga dengan Puncak ‘Ogal-Agil’ atau ‘Puncak Ringgit. Disekitar puncak bisa mendirikan tenda untuk bermalam. Rute turun dapat ke kota Lawang atau ke arah timur dengan melewati Hutan Cernara, Hutan tropis dan perdu. setelah itu kita akan melewati Perkebunan Teh Wonosari bagian utara. Turun ke arah Lawang lebih dekat dan menyingkat waktu daripada kembali ke arah Gunung Welirang/Tretes. Perjalanan turun ke arah Lawang kurang lebih 6 jam.
RUTE PENDAKIAN DARI LAWANG:
Mendaki Gunug Arjuno dari kota Lawang merupakan awal pendakian yang praktis karena kota Lawang mudah sekali kita tempuh baik dan arah Surabaya maupun Malang, selain itu Puncak Gunung Arjuno dapat langsung kita tuju dan arah ini. Bila kita menginginkan mendaki dari kota Lawang, dari arah Surabaya kita naik bus jurusan Malang dan turun di Lawang (kira-kira 76 Km) dan bila dari Malang, dari Terminal Arjosari kita naik bus menuju Lawang dengan jarak 18 Km. Dan Lawang kita naik kendaraan umum (angkutan desa) menuju desa Wonorejo sejauh 13 km. Pendakian ke puncak dimulai dari desa ini menuju ke Perkebunan Teh desa Wonosari sejauh 3 km. Di sini kita melapor pada petugas PHPA dan juga meminta ijin pendakian, persediaan air kita persiapkan juga di desa terakhir ini. Dari desa Wonosari terus berjalan dan melewati kebun teh Wonosari serta terus naik selama 3 - 4 jam perjalanan kita akan sampai di “Oro - Oro Ombo” yang merupakan tempat berkemah. Dari ”Oro-oro Ombo” menuju ke puncak dibutuhkan waktu 6-7 jam perjalanan dengan melewati hutan lebat yang disebut hutan “LaliJiwo” untuk menuju puncak terakhir ini. Setelah kita melewati Hutan Lali Jiwo kita akan melalui padang rumput yang jalannva menanjak (curam) sekali. Mendekati puncak, kita akan berjalan melewati batu-batu yang sangat banyak dan menjumpai tanaman yang sangat indah setelah itu kita akan mencapai puncak Gunung Arjuna. Rute pendakian lainnya yaitu dari kota Batu lewat Selecta yang terletak di sebelah Barat Gunung Welirang. Kota Batu merupakan tempat wisata yang memiliki sumber air hangat dari kaki Gunung Welirang dan keadaannva tidak berbeda jauh dengan Tretes. Dari arah Kediri atau Malang untuk menuju Batu kita dapat naik bus/Colt, selanjutnya perjalanan dari Batu menuju Selecta menggunakan Colt (angkutan pedesaan). Selecta salah satu tempat wisata yang ada di kota Batu dengan ketinggian 1.200 m dari permukaan laut. Setelah tiba di Selecta kita dapat bermalam haik di Hotel maupun Losmen. Besok paginya dengan colt, kita menuju desa Kebonsari. Di desa ini kita harus menyiapkan air secukupnya untuk perjalanan ke puncak dan kembalinya. Kita memulai pendakian dengan melewati ladang sayur-sayuran dan jalan setapak menuju ke arah timur laut dan terus naik melewati hutan tropika, dalam perjalanan ini samar-samar akan terlihat puncak Arjuna. Mendaki selama 5 - 6 jam akan mengantarkan kita pada punggungan gunung yang menghubungkan Puncak Gunung Welirang dan Gunung Arjuno, tepatnya sebelah tenggara Gunung Kembar I. Kita masih harus menempuh perjalanan 1 - 2 jam lagi untuk menujupuncak Gunung Welirang ke arah kiri atau Gunung Arjuno ke arah kanan selama 4 - 5 jam.
back
copyright januari 2003 @ blanc station - 573 4081 - 0812 9323 591
Gunung ini terletak di propinsi Jawa Timur, bertype Strato dengan ketinggian 3.339 m dpl. Biasanya gunung ini dicapai dari dua titik pendakian yang cukup dikenal yaitu dari TRETES dan BATU. Gunung Arjuno bersebelahan dengan Gunung Welirang. Puncak gunung Arjuno terletak pada satu punggungan yang sama dengan puncak gunung Welirang. Selain dari dua tempat diatas Guung Arjuno dapat didaki dari berbagai arah yang lain. Gunung yang terletak di sebelah barat Batu Malang - Jawa Timur ini juga
merupakan salah satu tujuan pendakian. Disamping tingginya yang telah mencapai lebih dari 3000 meter, di gunung ini terdapat beberapa objek wisata. Salah satunya adalah
objek wisata air terjun "Kakek Bodo" yang juga merupakan salah satu jalur pendakian menuju puncak Gunung Arjuna. Meskipun selain objek wisata air terjun Kakek Bodo terdapat pula air terjun lain, tetapi para wisatawan jarang yang mendatangi air terjun lainnya, mungkin karena letak dan sarana wisatanya kurang mendukung.
Gunung Arjuna dapat didaki dan berhagai arah; arah Utara (Tretes) melalui Gunung Welirang, dan arah Timur (Lawang) dan dari arah Barat (Batu-Selecta).
RUTE TRANSPORTASI
RUTE ANGKUTAN DARI SURABAYA:
Angkutan mulai dari Surabaya (terminal Bungurasih/Purbaya)
Naik bis jurusan Malang dari bungurasih (turun di Pandaan).
Naik angkutan lokal dari terminal Pandaan turun di Tretes (turun hotel Tanjung).
Ijin pendakian pada posko (jalan kurang lebih 30 M dari hotel tanjung) Untuk Arjuna.
RUTE PENDAKIAN DARI TRETES:
Tretes merupakan tempat Wisata dan Hutan Wisata serta terdapat air terjun yang indah yaitu Air terjun Kakek Bodo. Di Tretes banyak tersedia hotel maupun Losmen, hawanya sejuk dan merupakan tempat peristirahatan yang nyaman. Dan Pos PHPA Tretes kita dapat langsung rnendaki Gunung Welirang dan juga Gunung Arjuna. Setelah berjalan antara 4 - 5 jam ke arah barat daya dari Tretes kita dapat berhenti dan bermalam di pondok tempat orang mencari bijih belerang, disini terdapat air yang cukup melimpah untuk memasak atau mandi, Hampir setiap hari sekitar 20 -- 30 orang buruh mencari dan membawa batu belerang ke Tretes. Ke esokan paginya pendakian dapat dilanjutkan ke puncak Welirang atau berbelok kita langsung kearah Gunung Arjuna. Perjalanan dari pondok sampai ke puncak Gunung Welirang, akan melewati hutan Cemara yang jalannya berbatu. Setelah berjalan 3 jam kita akan sampai di puncak Gunung Welirang. Di bawah puncak Welirang ada sebuah kawah yang menyemburkan gas belerang. Perjalanan dari Tretes sampai ke puncak Welirang memakan waktu 7 - 8 jam. Bila kita akan melanjutkan penjalanan menuju Gunung Arjuna maka setelah sesampai di puncak Gunung Welirang kita berjalan turun ± 10 menit tepatnya ke arah selatan. Hutan yang dilalui adalah hutan cemara dengan melewati sebuah jurang dan pinggiran Gunung Kembar I dan Gunug Kembar II. Setelah berjalan 6 - 7 jam kita akan sampai di puncak Arjuna. Tetapi sebelumnya kita akan melewati tempat yang dinaniakan “Pasar Dieng”, ketinggiannya hampir sama dengan puncak Gunung Arjuna dan terdapat batu yang sebagian tersusun rapi seperti pagar dan tanahnya rata agak luas. Dari sini untuk ke Puncak G. Arjuna hanya memakan waktu ± 10 menit. Untuk mencapai Gunung Arjuna dan Gunung Welirang dibutuhkan waktu 5 sampai 6 jam. Puncak Gunung Arjuna anginnya sangat kencang dan suhunya antara 5-10 derajat celcius. Disini kita dapat menikmati suatu Panorama yang sangat indah terutama bila malam hari, kita dapat melihat ke bawah, kota-kota seperti Surabaya, Malang, Batu, Pasuruan. serta laut utara dengan kerlipan lampu- lampu kapal. Puncak G. Arjuna disebut juga dengan Puncak ‘Ogal-Agil’ atau ‘Puncak Ringgit. Disekitar puncak bisa mendirikan tenda untuk bermalam. Rute turun dapat ke kota Lawang atau ke arah timur dengan melewati Hutan Cernara, Hutan tropis dan perdu. setelah itu kita akan melewati Perkebunan Teh Wonosari bagian utara. Turun ke arah Lawang lebih dekat dan menyingkat waktu daripada kembali ke arah Gunung Welirang/Tretes. Perjalanan turun ke arah Lawang kurang lebih 6 jam.
RUTE PENDAKIAN DARI LAWANG:
Mendaki Gunug Arjuno dari kota Lawang merupakan awal pendakian yang praktis karena kota Lawang mudah sekali kita tempuh baik dan arah Surabaya maupun Malang, selain itu Puncak Gunung Arjuno dapat langsung kita tuju dan arah ini. Bila kita menginginkan mendaki dari kota Lawang, dari arah Surabaya kita naik bus jurusan Malang dan turun di Lawang (kira-kira 76 Km) dan bila dari Malang, dari Terminal Arjosari kita naik bus menuju Lawang dengan jarak 18 Km. Dan Lawang kita naik kendaraan umum (angkutan desa) menuju desa Wonorejo sejauh 13 km. Pendakian ke puncak dimulai dari desa ini menuju ke Perkebunan Teh desa Wonosari sejauh 3 km. Di sini kita melapor pada petugas PHPA dan juga meminta ijin pendakian, persediaan air kita persiapkan juga di desa terakhir ini. Dari desa Wonosari terus berjalan dan melewati kebun teh Wonosari serta terus naik selama 3 - 4 jam perjalanan kita akan sampai di “Oro - Oro Ombo” yang merupakan tempat berkemah. Dari ”Oro-oro Ombo” menuju ke puncak dibutuhkan waktu 6-7 jam perjalanan dengan melewati hutan lebat yang disebut hutan “LaliJiwo” untuk menuju puncak terakhir ini. Setelah kita melewati Hutan Lali Jiwo kita akan melalui padang rumput yang jalannva menanjak (curam) sekali. Mendekati puncak, kita akan berjalan melewati batu-batu yang sangat banyak dan menjumpai tanaman yang sangat indah setelah itu kita akan mencapai puncak Gunung Arjuna. Rute pendakian lainnya yaitu dari kota Batu lewat Selecta yang terletak di sebelah Barat Gunung Welirang. Kota Batu merupakan tempat wisata yang memiliki sumber air hangat dari kaki Gunung Welirang dan keadaannva tidak berbeda jauh dengan Tretes. Dari arah Kediri atau Malang untuk menuju Batu kita dapat naik bus/Colt, selanjutnya perjalanan dari Batu menuju Selecta menggunakan Colt (angkutan pedesaan). Selecta salah satu tempat wisata yang ada di kota Batu dengan ketinggian 1.200 m dari permukaan laut. Setelah tiba di Selecta kita dapat bermalam haik di Hotel maupun Losmen. Besok paginya dengan colt, kita menuju desa Kebonsari. Di desa ini kita harus menyiapkan air secukupnya untuk perjalanan ke puncak dan kembalinya. Kita memulai pendakian dengan melewati ladang sayur-sayuran dan jalan setapak menuju ke arah timur laut dan terus naik melewati hutan tropika, dalam perjalanan ini samar-samar akan terlihat puncak Arjuna. Mendaki selama 5 - 6 jam akan mengantarkan kita pada punggungan gunung yang menghubungkan Puncak Gunung Welirang dan Gunung Arjuno, tepatnya sebelah tenggara Gunung Kembar I. Kita masih harus menempuh perjalanan 1 - 2 jam lagi untuk menujupuncak Gunung Welirang ke arah kiri atau Gunung Arjuno ke arah kanan selama 4 - 5 jam.
back
copyright januari 2003 @ blanc station - 573 4081 - 0812 9323 591
Rumah Toga
Resource's Detail
Prospek rumah Toga Dayang Sumbi sebagai wisata toga yang terletak di Kabupaten Mojokerto
SIMPLE | EXTENDED
Indonesia mempunyai banyak kekayaan alam dan jika kekayaan alam ini
digunakan dengan semestinya, maka dapat memberikan banyak keuntungan bagi
negara kita. Seperti misalnya, tumbuh-tumbuhan yang ada disekitar lingkungan
kita yang merupakan salah satu hasil alam dari Indonesia. Sebenarnya tumbuh-
tumbuhan tersebut memiliki kegunaan dan manfaat yang besar sebagai obat untuk
menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit. Tumbuh-tumbuhan ini dikenal
dengan nama Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Tanaman Obat Keluarga juga
merupakan salah satu daya tarik tersendiri dari hasil alam di Indonesia dan
memiliki potensi dan prospek yang besar dimasa yang akan datang sebagai obyek
wisata alam andalan di Jawa Timur, khususnya di Mojokerto. Namun dewasa ini
daya tarik dari Tanaman Obat Keluarga sebagai obyek wisata alam masih kurang
dikenal oleh masyarakat luas. Oleh karena itu, perlu adanya langkah-langkah
untuk memperkenalkannya. Dengan adanya upaya promosi yang tepat, diharapkan
dapat menunjang prospek Rumah Toga Dayang Sumbi sebagai Wisata Toga
dimasa yang akan datang dan juga dapat memajukan bidang kepariwisataan yang
ada di Indonesia.
Author
• (91399024) VERA SEPMITA
Contributor
• (83-002) Monica Ida Uniati Santoso
• (94-030) Tio Sally Puspasari
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2004
Subject
1. TOURIST TRADE-MOJOKERTO
2. TRADITIONAL MEDICINE-MOJOKERTO (EAST JAVA, INDONESIA)-TOURIST TRADE
3. RUMAH TOGA DAYANG SUMBI-MOJOKERTO (EAST JAVA, INDONESIA)-TOURIST TRADE
Keyword
the prospect of rumah toga dayang sumbi, herb tourism, mojokerto
Category
d3 - Tugas Akhir (Program Pend. Kepariwisataan)
Language
Indonesian
Rights
Tugas Akhir No. 528/PAR/2004; Vera Sepmita (91399024)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made
FILE(s)
1. jiunkpe-ns-d3-2004-91399024-3665-dayang-cover.pdf (264279 bytes)
2. jiunkpe-ns-d3-2004-91399024-3665-dayang-abstract_toc.pdf (82765 bytes)
3. jiunkpe-ns-d3-2004-91399024-3665-dayang-chapter1.pdf (79593 bytes)
4. jiunkpe-ns-d3-2004-91399024-3665-dayang-chapter2.pdf (96631 bytes)
5. jiunkpe-ns-d3-2004-91399024-3665-dayang-chapter3.pdf (77990 bytes)
6. jiunkpe-ns-d3-2004-91399024-3665-dayang-chapter4.pdf (306544 bytes)
7. jiunkpe-ns-d3-2004-91399024-3665-dayang-conclusion.pdf (82124 bytes)
8. jiunkpe-ns-d3-2004-91399024-3665-dayang-references.pdf (69861 bytes)
9. jiunkpe-ns-d3-2004-91399024-3665-dayang-appendices.pdf (1552546 bytes)
Petra Christian University Library
library@petra.ac.id
Prospek rumah Toga Dayang Sumbi sebagai wisata toga yang terletak di Kabupaten Mojokerto
SIMPLE | EXTENDED
Indonesia mempunyai banyak kekayaan alam dan jika kekayaan alam ini
digunakan dengan semestinya, maka dapat memberikan banyak keuntungan bagi
negara kita. Seperti misalnya, tumbuh-tumbuhan yang ada disekitar lingkungan
kita yang merupakan salah satu hasil alam dari Indonesia. Sebenarnya tumbuh-
tumbuhan tersebut memiliki kegunaan dan manfaat yang besar sebagai obat untuk
menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit. Tumbuh-tumbuhan ini dikenal
dengan nama Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Tanaman Obat Keluarga juga
merupakan salah satu daya tarik tersendiri dari hasil alam di Indonesia dan
memiliki potensi dan prospek yang besar dimasa yang akan datang sebagai obyek
wisata alam andalan di Jawa Timur, khususnya di Mojokerto. Namun dewasa ini
daya tarik dari Tanaman Obat Keluarga sebagai obyek wisata alam masih kurang
dikenal oleh masyarakat luas. Oleh karena itu, perlu adanya langkah-langkah
untuk memperkenalkannya. Dengan adanya upaya promosi yang tepat, diharapkan
dapat menunjang prospek Rumah Toga Dayang Sumbi sebagai Wisata Toga
dimasa yang akan datang dan juga dapat memajukan bidang kepariwisataan yang
ada di Indonesia.
Author
• (91399024) VERA SEPMITA
Contributor
• (83-002) Monica Ida Uniati Santoso
• (94-030) Tio Sally Puspasari
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2004
Subject
1. TOURIST TRADE-MOJOKERTO
2. TRADITIONAL MEDICINE-MOJOKERTO (EAST JAVA, INDONESIA)-TOURIST TRADE
3. RUMAH TOGA DAYANG SUMBI-MOJOKERTO (EAST JAVA, INDONESIA)-TOURIST TRADE
Keyword
the prospect of rumah toga dayang sumbi, herb tourism, mojokerto
Category
d3 - Tugas Akhir (Program Pend. Kepariwisataan)
Language
Indonesian
Rights
Tugas Akhir No. 528/PAR/2004; Vera Sepmita (91399024)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made
FILE(s)
1. jiunkpe-ns-d3-2004-91399024-3665-dayang-cover.pdf (264279 bytes)
2. jiunkpe-ns-d3-2004-91399024-3665-dayang-abstract_toc.pdf (82765 bytes)
3. jiunkpe-ns-d3-2004-91399024-3665-dayang-chapter1.pdf (79593 bytes)
4. jiunkpe-ns-d3-2004-91399024-3665-dayang-chapter2.pdf (96631 bytes)
5. jiunkpe-ns-d3-2004-91399024-3665-dayang-chapter3.pdf (77990 bytes)
6. jiunkpe-ns-d3-2004-91399024-3665-dayang-chapter4.pdf (306544 bytes)
7. jiunkpe-ns-d3-2004-91399024-3665-dayang-conclusion.pdf (82124 bytes)
8. jiunkpe-ns-d3-2004-91399024-3665-dayang-references.pdf (69861 bytes)
9. jiunkpe-ns-d3-2004-91399024-3665-dayang-appendices.pdf (1552546 bytes)
Petra Christian University Library
library@petra.ac.id
Langganan:
Komentar (Atom)