Kenyamanan Tinggal di Hotel Terapung Cetak E-mail
Wisata dengan kapal pesiar? Pertanyaan ini mungkin mengejutkan. Selama ini umumnya kita hanya mengenal bertamasya "tradisional". Jalan darat atau naik pesawat terbang, kalau lokasi tujuan memang sangat jauh dan atau di luar negeri. Naik kapal wisata, macam apa itu? Yang lebih penting, apa kelebihannya?
"Banyak sekali. Kita tak usah bolak-balik mencari hotel, bongkar muat kopor pakaian, serta direpotkan kalau setiap kali masuk keluar suatu negara harus bisa menunjukkan paspor. Pokoknya, naik kapal pesiar itu tamasya gaya baru. Praktis! Dan yang lebih penting, tidak ada waktu terbuang. Sebab dalam tidur pun, kita semua diantar menjelajah ke mana-mana, mirip perjalanan Ibnu Battuta atau Cheng Ho," kata Tetra Irawan, perwakilan Star Cruises Jakarta, menjelaskan kelebihannya.
Beragam paket wisata bisa dinikmati dengan naik kapal pesiar. Menjelajah Karibia, Kutub Utara, Korea-Jepang-Hong Kong-Vietnam, menyusuri daratan Eropa, Laut Tengah, pantai barat India atau rute paling dekat, Singapura-Kuala Lumpur-Langkawi-Phuket.
Kerepotan utama kita, meski Indonesia disebut Kepulauan terbesar di dunia, justru tidak masuk rute pelayaran kapal pesiar.
Oleh karena itu, agen perjalanan selalu menawarkan paket menyeluruh. Artinya, calon penumpang diterbangkan lebih dulu ke pelabuhan pemberangkatan. Setelah pelayaran selesai, diantar kembali sampai Bandana Soekarno-Hatta, Cengkareng.
Pakai Smart Card
Untuk pelayaran wisata menjelajah Karibia misalnya, pelabuhan pemberangkatannya Fort Lauderdale, di negara bagian Florida, AS. Calon penumpang bakal menemui kesulitan kalau harus merencanakan sendiri penerbangan Jakarta-Fort Lauderdale.
Begitu juga dengan pelayaran menjelajah Eropa, di mana beragam objek wisata ada di darat dan yang harus ditempuh dengan kereta api, berikut menginap di lokasi tujuan pada sejumlah negara.
Untuk mengatasi kendala tersebut, semua penumpang begitu sampai di kapal akan langsung memperoleh smart card yang canggih plus multifungsi. Kartu seukuran kartu nama tersebut telah dilengkapi chip khusus, sehingga langsung berfungsi jadi kartu kredit untuk menikmati semua fasilitas di atas kapal dan sebagai paspor, setiap kali penumpang turun di pelabuhan atau masuk ke negara asing.
Ironisnya, sejak kecil kita telah dilatih menyanyikan bait lagu populer, nenek moyangku seorang pelaut. Bahkan, kita mengaku keturunan bahari. Di sisi lain, pertanyaan para calon penumpang kapal selalu sama, bagaimana standar keselamatan kapal pesiar?
"Jangan khawatir, Star Cruises operator kapal yang meraih sertifikat ISM (International Safety Management) sesuai arahan IMC (International Maritime Organization). Armada kami dilengkapi peralatan navigasi modern dan alat keselamatan terbaik,” ujar Nahkoda SuperStar Libra, ketika saya diajak meninjau ruang kemudi.
Dari ruang tersebut tampak pelayaran dikendalikan serta dipantau radar yang juga mampu mendeteksi segala macam benda, termasuk perahu-perahu nelayan, sampai beberapa mil di depan kapal. Dari ruang itu pula, semua sudut kapal bisa diamati nahkoda.
“Bencana tenggelamnya Titanic, kapal nabrak puncak gunung es, untuk kapal-kapal masa kini praktis sudah tidak akan mungkin lagi terjadi,” katanya.
Latihan Penyelamatan
Selain standar keamanan tinggi, sebelum pelayaran dimulai, semua penumpang wajib mengikuti latihan penyelamatan. Mereka harus memakai life jacket yang tersedia di setiap kamar, kemudian ditunjukkan tempat berkumpul di setiap dek, berikut perahu penyelamat yang harus dipakai. Perahu tersebut telah dilengkapi semua keperluan hidup selama seminggu.
Bagaimana kalau lebih dari itu masih belum ditemukan tim penyelamat? Stef Herden menjelaskan."Ini kapal abad XXI, sepanjang waktu keberadaan kapal dipantau radar plus satelit. Begitu keadaan darurat terjadi, dalam waktu singkat bantuan pasti sampai"
Musibah pemah menimpa kapal Holland American Lines di perairan Alaska, dekat Kutub Utara. Semua penumpangnya kebetulan wisatawan lanjut usia.
Kapal akhirnya tenggelam. Hanya dalam waktu singkat, seluruh penumpang dan awak kapal bisa diselamatkan. Tidak ada korban jiwa terjadi, berkat tersedianya dukungan komunikasi canggih, lengkapnya prosedur pengamanan, dan cepatnya bantuan datang.
Dengan kapal pesiar, perjalanan wisata memang lebih mengesankan. Star Cruises mengoperasikan 22 kapal wisata dengan predikat Best Cruise Operator in Asia Pacific. Meski bukan yang terbesar, ukuran kapal Libra yang saya naiki menyusuri pantai barat India panjangnya 216 meter dengan lebar 29 meter.
Kapal Libra punya 740 kamar untuk mengangkut 1.480 penumpang. Memiliki lima restoran, kate 24 jam, sembilan kolam renang, lapangan basket, driving range, jogging track, ruang fitness, ruang pertemuan, ruang pertunjukan, toko serba ada. Semua fasilitas tersebut dikelola 600 anak buah kapal dari beragam bangsa, termasuk para pelaut Indonesia.
Wisata dengan kapal pesiar adalah one stop shopping. Sekali membayar tiket, penumpang bisa menikmati semua fasilitas yang tersedia. Makan, minum, istirahat, berolahraga, dan nonton beragam pertunjukan, semuanya gratis. Tentu saja, untuk berbelanja atau menikmati pelayanan tambahan, semisal ke salon kecantikan, penumpang wajib membayar tambahan. Begitu pula jika melakukan kunjungan ke objek-objek wisata di darat dan membeli suvenir.
Tetra Irawan menambahkan,”Pokoknya, wisata naik kapal pesiar bagaikan tinggal di hotel terapung dengan beragam fasilitas. Selama berlayar kita tetap bisa menikmati aneka macam fasilitas hotel dan hotel itu pula juga yang akan mengantar kita, langsung sampai di dekat segala macam objek-objek wisata setempat.”
Nah, kapan lagi bisa berwisata senyaman ini?
Sumber: Senior
Add as favourites (1) | Quote this article on your site | Views: 94 | Cetak | E-mail
Be first to comment this article
RSS comments
Beri Komentar
* Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
* Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
* Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Komentar:
Kode:* Code
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved
< Sebelumnya Berikutnya >
Tidak ada komentar:
Posting Komentar